Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Showing posts with label Danil S. Show all posts
Showing posts with label Danil S. Show all posts

Hasil Akhir Quick Count Pilkada Padang Putaran II, Jago PKS-PPP Menang

Written By mimin on Wednesday, March 5, 2014 | 4:32 AM

Hasil akhir quick count Pilkada Padang putaran II (Kasurau.com)
Pilkada Kota Padang putaran kedua yang berlangsung hari ini (5/3) dimenangkan oleh pasangan Mahyeldi - Emzalmi yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Demikian menurut hasil akhir quick count MIKA Research Center dan berdasarkan hasil C1 Kesbangpol Kota Padang.

Mahyeldi - Emzalmi unggul dengan 50,77 persen dalam quick count MIKA Research Center. Pesaingnya, Desri - James memperoleh 49,13 persen. Quick count dengan margin error 1 persen ini diselenggarakan atas kerja sama PadangTV.

Sedangkan menurut data yang diperoleh dari Kesbangpol Kota Padang, berdasarkan data C1 yang dikumpulkan dari 11 kecamatan, Mahyeldi - Emzalmi memperoleh 148.691 suara (50,23 persen) dan Desri - James memperoleh 147.312 suara (49,77 persen). [Danil S]

4:32 AM | 0 comments

Mengapa Hewan Turun Gunung Sebelum Kelud Meletus? Ini Penjelasan Sains dan Agama

Written By mimin on Friday, February 14, 2014 | 9:53 PM

Hewan turun gunung - ilustrasi
Sebuah fenomena alam terjadi beberapa saat sebelum Gunung Kelud meletus. Harimau, kera, rusa, hingga ular tampak berbondong-bondong turun dari gunung yang kemudian mengalami erupsi pada Kamis (13/2) malam sekitar pukul 22.50 WIB itu.

"Kemarin sore, ada tanda-tanda alam di Jawa Timur. Alam memberikan sinyal, di samping data ilmiah yang kita monitor. Ada harimau, ular, dan kera yang turun dari Gunung Kelud. Alam memberi tanda bahwa sebentar lagi Kelud meletus," ucap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik, seusai rapat terbatas dengan Presiden di Kantor Kepresidenan, Jumat (14/2) seperti dikutip Tribunnews.

Mengapa hewan-hewan itu seakan memberikan pertanda bahwa Gunung Kelud akan meletus sebentar lagi? Berikut penjelasan dari segi sains dan agama.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Surono, mengatakan fenomena ini sebenarnya bisa terjelaskan secara ilmiah. Menjelang letusan Kelud pada tahun 1990, Surono memasang alat pemantau akustik di gunung itu untuk kepentingan disertasinya di Universitas Grenoble, Perancis.

Dia memasang alat yang bisa memantau gelombang suara berfrekuensi rendah (0,1-50 Hz), menengah (200 Hz- 5.000 Hz), dan tinggi (di atas 15 kHz).

”Saya memasang tiga alat pendeteksi frekuensi itu untuk mengetahui mekanisme yang terjadi di tubuh Kelud saat kegiatannya meningkat,” ujarnya seperti dikutip sains.kompas.com.

Menjelang Kelud meletus pada 1990, gunung ini sangat tenang dan sepi dari gempa sehingga diperlukan indikator lainnya, yaitu suara. ”Sebelum gunung meletus, ada tekanan fluida (bisa berupa gas, uap air, atau magma) yang mendorong sumbat gunung,” katanya. Namun, tekanan ini masih bisa ditahan sumbat gunung itu. Batuan juga memiliki daya elastisitas tertentu.

Ketika ditekan, dia akan melentur sebelum pada suatu titik akan jebol. Dorongan tekanan tinggi yang membentur sumbat gunung itulah yang memunculkan frekuensi tinggi yang suara bisingnya hanya bisa didengar hewan tertentu.

”Pada saat itulah hewan-hewan yang tak tahan suara bising ini berlarian turun dari gunung,” kata Surono.

Suara dengan frekuensi tinggi ini tidak bisa didengar manusia yang hanya mampu mendengar suara dengan frekuensi 20 Hz- 20 kHz. Berbeda dengan binatang, misalnya kelelawar atau lebah, yang bisa menangkap suara dengan frekuensi hingga di atas 100 kHz.

Dari segi agama, inilah kasih sayang Allah kepada makhluknya. Gunung dan hewan-hewan yang membentuk ekosistem di atasnya adalah sama-sama makhluk Allah. Mereka memiliki kesamaan yakni tunduk kepada Allah, namun berbeda dalam cara ketundukannya. Mereka juga sama-sama “menolak” amanah dari Allah dengan alasan tidak sanggup menjalankannya.

“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanah kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanah itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanah itu oleh manusia...” (QS. Al-Ahzab : 72)

Gunung yang tidak sanggup menerima amanah tersebut, mendapatkan amanah lain sebagai penyeimbang bumi.

“Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.” (QS. Luqman : 10)

Fungsi gunung sebagai pasak ini telah dijelaskan secara ilmiah oleh Harun Yahya dalam beberapa buku dan video-nya.

Sebagaimana manusia dan makhluk hidup lain yang bisa sakit dan mati, gunung juga memiliki ajal dan takdir. Kapan ia meletus dan kapan ia berubah dari gunung berapi aktif menjadi separuh aktif, juga dari separuh aktif menjadi mati.

Saat gunung akan mengalami erupsi, Allah memberikan rahmatNya kepada makhlukNya yang lain diantaranya dengan mengirim frekuensi tinggi yang membuat hewan-hewan merasa terancam bahaya dan turun menjauh dari pusat letusan.

“Sesungguhnya Allah memiliki 100 rahmat. Salah satu di antaranya diturunkanNya kepada kaum jin, manusia, hewan, dan tetumbuhan. Dengan rahmat itulah mereka saling berbelas kasih dan menyayangi. Dengannya pula binatang liar mengasihi anaknya. Dan Allah mengakhirkan 99 rahmat untuk Dia curahkan kepada hamba-hamba-Nya pada hari kiamat.” (Muttafaq ‘alaih)

Subhanallah... [Danil S]

9:53 PM | 0 comments

Gas Air Mata Meledak di Dalam Van, Tentara Israel Terluka Jadi Tontonan Publik

Written By mimin on Tuesday, February 11, 2014 | 2:33 AM

Gas air mata meledak di van baja
Sejumlah gas air mata meledak di dalam van baja militer Israel. Sontak, sejumlah tentara yang menumpangi van baja itu berlomba-lomba keluar untuk menyelamatkan diri.

Meski tidak sampai tewas, para tentara mengalami luka-luka dan hanya bisa terbaring di jalanan dengan mata merah, menjadi tontonan publik. Sementara senjata mereka dan bahan peledak lainnya yang tadinya ada di dalam van, berserakan di jalan. Insiden memalukan itu terjadi di dekat Desa Bilin, Tepi Barat, dekat Sungai Yordan.

Dikutip dari DailyMail, Selasa (11/2), insiden itu terjadi saat keempat tentara tersebut sedang mengejar pemuda-pemuda desa yang terlibat bentrokan antara tentara Israel dan penduduk setempat.

Gas air mata biasa digunakan untuk menghalau dan memecah massa, terutama dalam unjuk rasa. Efek dari gas air mata ini cukup berdampak parah pada mata, hidung, mulut hingga paru-paru. Mulai dari membuat sesak napas dan kebutaan sementara hingga memicu rasa sakit pada tubuh.

Dilihat dari gejalanya, empat tentara tersebut tampaknya terkena paparan gas air mata yang cukup banyak di dalam mobil van mereka. Biasanya, dampak gas air mata baru akan hilang sekitar setengah jam kemudian. Namun dalam sejumlah kasus ekstrem, penglihatan korban bisa rusak secara permanen akibat gas air mata ini. [Danil/Detik/Bersamadakwah]
2:33 AM | 0 comments

Innalillahi Rais Aam PBNU KH Sahal Mahfudz Tutup Usia

Written By mimin on Thursday, January 23, 2014 | 6:38 PM

Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang Juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ahmad Mahfudz tutup usia, Jum'at (24/1) dini hari. 

"Inna lillahi wainna ilaihi raji'un. Telah wafat Rais Am PBNU, DR. KHM. Ahmad Sahal Mahfudz, Jum'at 24/01/2014 jam 01.10. Mohon doa & Fatihah," tulis Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuth Thalibin, KH Mustofa Bisri atau yang kerap disapa dengan Gus Mus, lewat Twitter, Jumat dini hari. 

Dari situs NU Online, Kiai Sahal yang juga dikenal dengan panggilan Embah Sahal wafat di kediamannya di kompleks pesantren Mathali'ul Falah, Kajen, Pati, Jawa Tengah. 

Berdasarkan informasi dari situs yang sama, mengutip sekretaris pribadi almarhum, Muhammad Najib, rencananya Kiai Sahal akan dimakamkan di Kajen, dekat Pati, Jawa Tengah, paling cepat pukul 09.00 WIB.

Kiai Sahal lahir pada17 Desember 1937. Sejak muda dia sudah mengasuh Pondok Pesantren Mathali' ini. Beliau merupakan salah satu tokoh NU berpengaruh, kerap terlibat dalam penyusunan dan penetapan penerapan hukum Islam baik klasik maupun kontemporer.


Buku (kumpulan makalah yang diterbitkan): 
  1. Thariqatal-Hushul ila Ghayahal-Ushul, (Surabaya: Diantarna, 2000)
  2. Pesantren Mencari Makna, (Jakarta: Pustaka Ciganjur, 1999) 
  3. Al-Bayan al-Mulamma' 'an Alfdz al-Lumd", (Semarang: Thoha Putra, 1999) Telaah Fikih Sosial, 
  4. Dialog dengan KH. MA. Sahal Mahfudh, (Semarang: Suara Merdeka, 1997) Nuansa Fiqh Sosial (Yogyakarta: LKiS, 1994) 
  5.  Ensiklopedi Ijma' (terjemahan bersama KH. Mustofa Bisri dari kitab Mausu'ah al-Ij ma'). (Jakarta; Pustaka Firdaus, 1987). 
  6. Al-Tsamarah al-Hajainiyah, I960 (Nurussalam, t.t) 
  7. Luma' al-Hikmah ila Musalsalat al-Muhimmat, (Diktat Pesantren Maslakul Huda, Pati). 
  8. Al-Faraid al-Ajibah, 1959 (Diktat Pesantren Maslakul Huda, Pati)
Risalah dan Makalah (tidak diterbitkan):
  1. Tipologi Sumber Day a Manusia Jepara dalam Menghadapi AFTA 2003 (Workshop KKNINISNU Jepara, 29 Pebruari 2003). 
  2. Strategi dan Pengembangan SDM bagi Institusi Non-Pemerintah, (Lokakarya Lakpesdam NU, Bogor, 18 April 2000). 
  3. Mengubah Pemahaman atas Masyarakat: Meletakkan Paradigma Kebangsaan dalam Perspektif Sosial (Silarurahmi Pemda II Ulama dan Tokoh Masyarakat Purwodadi, 18 Maret 2000). 
  4. Pokok-Pokok Pikiran tentang Militer dan Agama (Halaqah Nasional PB NU dan P3M, Malang, 18 April 2000) 
  5. Prospek Sarjana Muslim Abad XXI, (Stadium General STAI al-Falah Assuniyah, Jember, 12 September 1998) 
  6. Keluarga Maslahah dan Kehidupan Modern, (Seminar Sehari LKKNU, Evaluasi Kemitraan NU-BKKBN, Jakarta, 3 Juni 1998) 
  7. Pendidikan Agama dan Pengaruhnya terhadap Penghayatan dan Pengamalan Budi Pekerti, (Sarasehan Peningkatan Moral Warga Negara Berdasarkan Pancasila BP7 Propinsi Jawa Tengah, 19 Juni 1997) 
  8. Metode Pembinaan Aliran Sempalan dalam Islam, (Semarang, 11 Desember 1996) 
  9. Perpustakaan dan Peningkatan SDM Menurut Visi Islam, (Seminar LP Ma'arif, Jepara, 14 Juli 1996) 
  10. Arah Pengembangan Ekonomi dalam Upaya Pemberdayaan Ekonomi Umat, (Seminar Sehari, Jember, 27 Desember 1995)
  11. Pendidikan Pesantren sebagai Suatu Alternatif Pendidikan Nasional, (Seminar Nasional tentang Peranan 
  12. Lembaga Pendidikan Islam dalam Peningkatan Kualitas SDM Pasca 50 tahun Indonesia Merdeka, Surabaya, 2 Juli 1995) 
  13. Peningkatan Penyelenggaraan Ibadah Haji yang Berkualitas, (disampaikan dalam Diskusi Panel, Semarang, 27 Juni 1995) 
  14. Pandangan Islam terhadap Wajib Belajar, (Penataran Sosialisasi Wajib belajar 9 Tahun, Semarang 10 Oktober 1994)
  15. Perspektif dan Prospek Madrasah Diniyah, (Surabaya, 16 Mei 1994) 
  16. Fiqh Sosial sebagai Alternatif Pemahaman Beragama Masyarakat, (disampaikan dalam kuliah umum IKAHA, Jombang, 28 Desember 1994) 
  17. Reorientasi Pemahaman Fiqh, Menyikapi Pergeseran Perilaku Masyarakat, (disampaikan pada Diskusi Dosen Institut Hasyim Asy'ari, Jombang, 27 Desember 1994) 
  18. Sebuah Releksi tentang Pesantren, (Pati, 21 Agustus 1993) 
  19. Posisi Umat Islam Indonesia dalam Era Demokratisasi dari Sudut Kajian Politis, (Forum Silaturahmi PP Jateng, Semarang, 5 September 1992). 
  20. Kepemimpinan Politik yang Berkeadilan dalam Islam, (Halaqah Fiqh Imaniyah, Yogyakarta, 3-5 Nopember 1992) 
  21. Peran Ulama dan Pesantren dalam Upaya Peningkatan Derajat Kesehatan Umat, (Sarasehan Opening RSU Sultan Agung, Semarang, 26 Agustus 1992). 
  22. Pandangan Islam Terhadap AIDS, (Seminar, Surabaya,1 Desember 1992)
  23. Kata Pengantar dalam buku Quo Vadis NU karya Kacung Marijan, (Pati, 13 Pebruari 1992)
  24. Peranan Agama dalam Pembinaan Gizi dan Kesehatan Keluarga, Pandangan dari Segi Posisi Tokoh Agama, Muallim, dan Pranata Agama, (Muzakarah Nasional, Bogor, 2 Desember 1991) 
  25. Mempersiapkan Generasi Muda Islam Potensial, (Siaran Mimbar Agama Islam TVRI, Jakarta, 24 Oktober 1991) 
  26. Moral dan Etika dalam Pembangunan, (Seminar Kodam IV, Semarang, 18-19 September 1991) 
  27. Pluralitas Gerakan Islam dan Tantangan Indonesia Masa Depan, Perpsketif Sosial Ekonomi, (Seminar di Yogyakarta, 10 Maret 1991) 
  28. Islam dan Politik, (Seminar, Kendal, 4 Maret 1989) 
  29. Filosofi dan Strategi Pengembangan Masyarakat di Lingkungan NU, (disampaikan dalam Temu Wicara LSM, Kudus, 10 September 1989) 
  30. Disiplin dan Ketahanan Nasional, Sebuah Tinjauan dari Ajaran Islam, (Forum MUIII, Kendal, 8 Oktober 1988) 
  31. Relevansi Ulumuddiyanah di Pesantren dan Tantangan Masyarakat, (Mudzakarah, P3M, Mranggen, 19-21 September 1988) 
  32. Prospek Pesantren dalam Pengembangan Science, (Refreshing Course KPM, Tambak Beras, Jombang 19 Januari 1988) 
  33. Ajaran Aswaja dan Kaitannya dengan Sistem Masyarakat, (LKL GP Anshor dan Fatayat, Jepara 12-17 Februari 1988) 
  34.  AIDS dan Prostisusi dari Dimensi Agama Islam, (Seminar AIDS dan Prostitusi YAASKI, Yogyakarta, 21 Juni 1987) 
  35. Sumbangan Wawasan tentang Madrasah dan Ma'arif, (Raker LP Ma'arif, Pati, 21 Desember 1986) 
  36. Program KB dan Ulama, (Pati, 27 Oktober 1986) 
  37. Hismawati dan Taman Gizi, (Sarasehan gizi antar santriwati, 
  38. Administrasi Pembukuan Keuangan Menurut Pandangan Islam, (Latihan Administrasi Pembukuan dan Keuangan bagi TPM, Pan, 8 April 1986) 
  39. Pendekatan Pola Pesantren sebagai Salah Satu Alternatif membudayakan NKKBS, (Rapat Konsultasi Nasional Bidang, KB, Jakarta, 23-27 Januari 1984) 
  40. Pelaksanaan Pendidikan Kependudukan di Pesantren, (Lokakarya Pendidikan Kependudukan di Pesantren, (Jakarta, 6-8 Januari 1983) 
  41. Tanggapan atas Pokok-Pokok Pikiran Pembaharuan Pendidikan Nasional, (27 Nopember 1979) 
  42. Peningkatan Sosial Amaliah Islam, (Pekan Orientasi Ulama Khotib, Pati, 21-23 Pebruari 1977) 
  43. Intifah al-Wajadain, (Risalah tidak diterbitkan) 
  44. Wasmah al-Sibydn ild I'tiqdd ma' da al-Rahman, (Risalah tidak diterbitkan) 
  45. I'dnah al-Ashhdb, 1961 (Risalah tidak diterbitkan) 
  46. Faid al-Hija syarah Nail al-Raja dan Nazhdm Safinah al-Naja, 1961 (Risalah tidak diterbitkan) Al-Tarjamah al-Munbalijah 'an Qasiidah al-Munfarijah, (Risalah tidak diterbitkan) 

[Danil S - Kompas | NU Online | SantriPegon]
6:38 PM | 0 comments

Lipat Gandakan Energi Juangmu

Written By mimin on Thursday, January 2, 2014 | 10:35 PM

Semangat Islam - ilustrasi
Sebagai umat Islam, kita harus memiliki interest terhadap sesama dan mengaplikasikan Islam dalam kehidupan sehari hari. Sehingga, Islam yang mulia bukan sekedar teori, namun juga aplikasi. Agar Islam, terasa rahmatnya bagi semesta. Sayangnya, banyak umat Islam yang acuh terhadap aspek praktek ini. Malahan, banyak kita temui, justru orang-orang non islamlah yang lebih sesuai perilakunya dengan apa yang diajarkan oleh Islam.

Sebut saja satu contoh yang terjadi di China. Pertugas keamanan atau polisi di negeri itu juga memberikan contoh dalam penegakan hukum, mereka mencegah orang berbuat salah dengan berjaga di jalan dengan berpanas panas. Sebaliknya, di Indonesia mereka bertindak setelah kejadian terjadi yang berarti bukan mencegah pelanggaran itu sendiri.

Kaum muslimin juga harus memiliki semangat baja dalam memperbaiki diri melalui ilmu pengetahuan. Karena memang, salah satu unsur penyusun kokohnya sebuah peradaban adalah ilmu dan tradisi keilmuan yang mengakar kuat.

Adalah Ibrahim an-Naimi. Dulu, beliau yang bekerja sebagai Office Boy lantaran bukan lulusan dari sekolah manapun. Beliau menemukan minuman di tempat sampah yang beliau asumsikan sudah tidak ada yang punya dan boleh untuk diminum. Ketika meminum itu, beliau serta merta dibentak oleh insyiur yang bekerja di sana seraya melarang tindakannya itu.

Bermula dari peristiwa tersebut, beliau termotivasi untuk belajar dan bekerja. Dihabiskanlah waktu siang dan malam untuk kerja dan mendapatkan ijazah. Hingga akhirnya, beliau mendapat beasiswa Studi Perminyakan di Lehigh University, Amerika Serikat dari Pimpinan PT Aramko saat itu. Prestasinya pun melejit hingga akhirnya, beliau berhasil menyabet gelar Magister Geologi di Universitas Stanford. Selepas merampungkan studinya, beliaupun diangkat menjadi salah satu pimpinan di perusahaan tersebut.

Hingga akhirnya, bertemulah beliau dengan insinyur yang dulu pernah memarahinya ketika hendak meminum air dari tempat sampah. Sang insinyurpun berujar, ketika hendak meminta ijin kepada Ibrahim an Naimi, "Semoga Anda tidak dendam terhadap peristiwa beberapa tahun yang lalu.”
Dengan gugup, terkejutlah sang Insinyur ketika mendengarkan balasan dari Ibrahim an-Naimi, ”Terima kasih. Justru aku termotivasi karena kejadian itu.”

Dalam sejarah kehidupan berikutnya, Ali bin Ibrahim Al-Naimi ini adalah Menteri Sumber Daya Minyak dan Mineral Arab Saudi. Ketika itu, beliau memiliki penghasilan sebesar 264 Miliar.

Begitulah. Banyak sekali teladan yang bisa kita adopsi, demi perbaikan diri kita di masa mendatang. Kisah lain, adalah seorang nenek yang sembuh dari sakit tulang dan rematiknya dengan mendengarkan rekaman dirinya yang berbunyi, "Saya senang kaki saya sehat." Ia mendengarkan rekaman itu selama 3 bulan atau sama dengan 108.000 kali. Yang mengejutkan, nenek itu sembuh dari sakitnya pada bulan keempat.


Kisah lainnya juga bisa kita dapatkan dari Syeikh Amar Bugis. Dalam kondisi cacat dan hanya mengandalkan mata, pendengaran dan otaknya, beliau berhasil menghafal al-Qur’an dalam usia 13 tahun.

Semoga, diri tak pernah lelah untuk memperbaiki kualitasnya. Aamiin. []

Disarikan dari Acara Muhasabah Akhir tahun Selasa, 31 Desember 2013 di Masjid Nurul Jannah Petrokimia Gresik yang diselenggarakan Takmir masjid dan IKADI Gresik.

Penulis : Danil Setiawan
Editor : Pirman

10:35 PM | 0 comments

Video Dialog Kebangsaan Anis Matta di Ponpes Lirboyo : Gelombang Ke-3 Indonesia

Written By mimin on Tuesday, December 24, 2013 | 12:20 AM

Anis Matta di Ponpes Lirboyo Kediri
Anis Matta terus berkeliling Indonesia untuk mengkomunikasikan narasi baru Indonesia Masa Depan. Setelah dari kampus ke kampus, kini Presiden PKS ini menghadiri dialog kebangsaan dari pesantren ke pesantren.

Bersama KH Anwar Iskandar dan Wagub Jatim Syaifullah Yusuf di Ponpes Lirboyo Kediri, Ahad (22/12), Anis Matta memaparkan 3 Gelombang Sejarah Indonesia, sekaligus bagaimana menyambut Gelombang Ketiga Indonesia.

Seperti apa Gelombang Ketiga Indonesia itu? Berikut ini videonya:





12:20 AM | 0 comments

Video Dialog Kebangsaan Anis Matta di Ponpes Mamba'us Sholihin Gresik

Written By mimin on Sunday, December 22, 2013 | 6:10 AM

Anis Matta di Ponpes Mamba'us Sholihin
Setelah berkeliling ke kampus-kampus ternama di Indonesia, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mulai menyampaikan gagasan Indonesia Masa Depan kepada para ulama dan pondok pesantren. Diantaranya, dalam Dialog Kebangsaan di Pondok Pesantren Mamba’ush Sholihin, Suci, Gresik, Jawa Timur, Sabtu (21/12).

Berbeda dari orasi biasanya yang “berapi-api”, pada acara yang digelar Institut Keislaman Abdullah Faqih (INKAFA) ini, Anis Matta memulainya dengan joke-joke segar dari kisah nyata selama ia di pesantren. Kemudian ia menyampaikan 3 Ciri Indonesia Masa Depan dan Tantangannya.

Berikut ini video ceramah Anis Matta dalam Dialog Kebangsaan di Pondok Pesantren Mamba’ush Sholihin :


6:10 AM | 0 comments

Napak Tilas Hari Pahlawan, PKS Gresik Longmarch ke Makam Usman Sadar

Written By mimin on Sunday, November 10, 2013 | 6:20 AM

Memperingati hari pahlawan, DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Gresik menggelar napak tilas pahlawan Usman Sadar, Ahad (10/11). Tepat pukul pagi, puluhan kader PKS berangkat dari kantor DPD di Jalan Kartini menuju Makam Usman Sadar yang berada di jl Usman Sadar gang 5 KarangPoh.

Di lokasi makam, PKS melakukan bakti sosial membersihkan dan mengecat, kajian sejarah Usman Sadar, dan menyerahkan santunan kepada bu Sa’adah, satu-satunya keluarga Usman Sadar yang masih hidup.

“Napak tilas di sini merupakan sarana menumbuhkan semangat kebangsaan” kata Ketua DPD PKS Gresik Adi Wisnugraha.

“Selain semangat kebangsaan juga harus ada spirit Keislaman sehingga mewujudkan nasionalisme yang benar,” lanjut Adi yang juga penggagas Gerakan Rumahku Surgaku.

Dalam kesempatan itu dipaparkan sejarah pahlawan Oesman atau yang dikenal dengan Usman Sadar oleh sejarahwan dari Mata Seger Kris Adji. Diawali tepatnya tanggal 4 Agustus 1947 Gresik diserang oleh Pasukan Agresi Militer Belanda, Saat itu ada salah seorang pasukan dari Sabilillah pimpinan Maskoen Asj’ari. Dia adalah Muhammad Oesman yang bertindak sebagai kepala seksi dari pasukan Sabilillah Nekat menyerbu dengan menggunakan hand granat di jalan Karang Turi , yang sekarang lebih dikenal dengan jalan Usman Sadar, yang akhirnya syahid pada 13/04/47 dan dikuburkan di sekitar makam dalem Karangpoh Kulon.

Melihat langsung aksi PKS ini, Bu Sa’adah mengucapkan Banyak banyak terima kasih atas perhatian dan simpati dari PKS kepada perjuangan Usman Sadar yang selama ini terkesan kurang perhatian dan kurang terawat makamnya.

Untuk diketahui, napak tilas hari pahlawan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia oleh PKS. Sebagia besar DPD melaksanannya sejak Sabtu (9/11) sore. [Danil S]
6:20 AM | 0 comments

Mensos Apresiasi Gerakan Gresik Bebas Katarak

Written By mimin on Tuesday, October 22, 2013 | 5:40 AM

Mensos menyaksikan operasi mata di KMU, Selasa (22/10)
Dalam kunjungan hari kedua di Gresik, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri menyaksikan langsung operasi katarak gratis yang diselenggarakan oleh Klinik Mata Utama, sebuah katarak center pertama di Gresik yang sudah melakukan lebih 2000 Operasi Mata Gratis.

"Gerakan sosial harus terus ditumbuhkan, agar masyarakat kecil dapat merasakan hidupnya terbantu," kata Mensos, Selasa (22/10).

Mensos sangat mengapresiasi Gerakan GBK (Gresik Bebas Katarak) yang digulirkan oleh Klinik Mata Utama. Salah satu program gerakan ini adalah operasi katarak gratis bagi masyarakat tidak mampu yang telah berjalan selama tiga tahun.

“Dokter kami hampir setiap hari keliling ke pelosok, tidak hanya di Gresik kota, untuk melakukan baksos,” ujar Kaji Rusli, Direktur Klinik Mata Utama yang sekaligus penggagas Gerakan Gresik Bebas Katarak.

Mensos menambahkan, katarak adalah penyakit yang cukup menjadi perhatian karena mata merupakan panca indra vital yang berpengaruh pada produktivitas seseorang. Selain itu penderita katarak di Indonesia merupakan tertinggi kedua, sehingga peran semua pihak akan sangat membantu tercapainya “Bebas katarak di Indonesia”.
Menurut Mensos, hidup saling berbagi akan membawa keberkahan baik bagi si pemberi maupun yang menerima. Hal inilah yang kemudian menjadi semangat untuk tetap melakukan baksos tanpa kenal lelah.

Dalam rangka memperkuat dan mendukung peran swasta dalam pemberantasan katarak, pada kesempatan itu, Mensos juga menandatangani Sertifikat Dukungan untuk “Gresik Bebas Katarak”. [Danil S/bersamadakwah]


5:40 AM | 0 comments

Hasil Quick Count Pilkada Riau dan Pilgub Sumsel

Written By mimin on Tuesday, September 3, 2013 | 11:30 PM

Quick count Pilgub Riau - ilustrasi kotak suara
Hari ini Provinsi Riau dan Sumatera Selatan menggelar pilkada (pilgub). Tercatat, 4.000.459 pemilih telah terdaftar di 11.669 TPS di seluruh Riau. Mereka akan menentukan Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2013-2018.

Sedangkan di Sumatera Selatan, Pilgub merupakan pemungutan suara ulang di lima daerah memperebutkan sejumlah 2.019.181 pemilih di Kota Palembang, Prabumulih, Kabupaten OKU, OKU Timur, dan Kecamatan Warkuk Ranau Selatan OKU Selatan.

Hasil quick count Pilkada (Pilgub) Riau 2013 versi Laman Informasi dan Survey Regional (Lisrel) bekerja sama dengan DPW PKS Riau:

1. Herman Abdullah-Agus Widayat: 24,0 persen
2. Anas Maamun-Arsyadjuliandi Rahman: 27,5 persen
3. Lukman Edi-Suryadi Khusaini: 13,8 persen
4. Achmad-Masrul Kasmy. Sementara : 20,5 persen
5. Jon Erizal-Mambang Mit. Sementara : 14,2 persen 
Suara masuk: 100% dari 1.098 TPS sampel

Hasil quick count Pilkada (Pilgub) Sumatera Selatan 2013 versi Lingkaran Survei Indonesia (LSI):

1. Eddy Santana Putra-Wiwit Tatung (ESP-WIN): 7,95 persen
2. Iskandar Hasan-Hafisz Tohir: 3,10 persen
3. Herman Deru-Maphilinda Syahrial Oesman (Derma): 55,18 persen
4. Alex Noerdin-Ishak Mekki: 33,76 persen
Suara masuk 100% persen dari total TPS sampel

Demikian hasil sementara quick count Pilkada (Pilgub) Riau dan Sumatera Selatan. Untuk melihat perkembangannya, silahkan klik Quick Count Pilgub Riau dan Sumsel 2013. [DS/Vv/Pb/bsb]
11:30 PM | 0 comments

Tepis Berita Kematian Badi', Keluarga Berkunjung ke Penjara

Written By mimin on Monday, September 2, 2013 | 6:00 AM

Kondisi Muhammad Badie setelah ditahan
Menyusul beredarnya berita kematian Prof DR Muhammad Badi’, keluarga Mursyid amm ke-8 Ikhwanul Muslimin itu berkunjung ke tahanan, Senin (2/9) pagi. Kunjungan keluarga itu untuk memastikan Prof Badi’ dalam keadaan baik-baik saja, seperti dilansir akhbarak.net.

Belum ada rincian jelas dari keluarga tentang kondisi Badi’ seusai kunjungan. Namun, dipastikan Badi’ masih hidup. Kunjungan keluarga di tahanan Badi’ ini sekaligus menepis berita dari situs An Nahar yang menyebutkan bahwa Badi’ meninggal di penjara.

Seperti diketahui, Badi' ditangkap di sebuah kediaman di wilayah Nashr City, Senin (19/8), atas tuduhan menghasut kekerasan dan melakukan tindakan terorisme. Tuduhan itu dinilai berlebihan sebab, jama’ah Ikhwanul Muslimin yang dipimpin Badi’ justru menjadi korban kekerasan militer. Ribuan demonstran peserta aksi damai tewas setelah ditembaki militer di Rabiah Adawiyah dan An Nahdhah. [DS/Abn/Dkw]
6:00 AM | 0 comments

Aksi Solidaritas Mesir Terus Mengalir, Diikuti Musisi dan Selebriti Tanah Air

Written By mimin on Monday, August 19, 2013 | 7:30 AM

Aksi solidaritas untuk rakyat Mesir terus mengalir dari berbagai penjuru tanah air. Meski hari kerja, puluhan ribu orang menggelar aksi damai bersama Komite Nasional untuk Kemanusiaan dan Demokrasi Mesir (KNKDM) di Jakarta, Senin (19/8) siang.

Aksi yang diawali di bundaran HI kemudian dilanjutkan long march menuju kedutaan Mesir di jalan Imam Bonjol itu juga diikuti oleh sejumlah bintang dan selebriti. Diantaranya penyanyi religi papan atas, Opick; novelis kondang dan sutradara film, Habiburrahman El Shirazy; dan bintang film KCB, Oki Setiana Dewi.

Sejumlah tokoh juga tampak hadir dan memberikan orasi pada aksi ini. Diantaranya Hidayat Nur Wahid, Bachtiar Nasir, dan ketua komisi I DPR RI Mahfudz Shidiq.

Selain menggelar aksi dan teatrikal, peserta juga berhasil menemui duta besar Mesir. Perwakilan MIUMI, Bachtiar Nasir, Fahmi Salim, Nasir Jamil menyerahkan surat langsung ke duta besar Mesir.
Serahkan surat ke dubes Mesir

Sebelumnya, pada Jum’at (16/8), digelar aksi serupa di 30 kota di seluruh Indonesia. Pada Sabtu (17/8) dan Ahad (18/8) juga tercatat sejumlah kota menggelar aksi yang sama. Mereka mengutuk pembantaian ribuan demonstran sipil di Rabiah Adawiyah dan An Nahdhah yang dilakukan militer pimpinan Jenderal As Sisi, Rabu (14/8) lalu. Pembantaian yang telah menewaskan 6.000 orang itu masih terus berlanjut di tempat-tempat lain di Mesir, meski jumlah korbannya tidak sebanyak pembantaian Rabu. Mereka juga menyerukan agar As Sisi diadili dan kudeta militer dibatalkan. [Danil S]
7:30 AM | 0 comments

ACT Berangkatkan Relawan ke Mesir

Krisis di Mesir eskalatif. Korban luka ribuan, perlu penanganan medis. Tim ACT mengemban mandat kemanusiaan bangsa Indonesia, hari ini bertolak ke Mesir diwakili: Doddy Cleveland HP (Team Leader), dr. Lukman Hakim dan Sutaryo (logistik).

Presiden ACT, Ahyudin mengatakan, seberat apapun krisis Mesir, dimensi kemanusiaannya jangan sampai tergeser dengan opini lain. “ACT konsisten hadir mengemban mandat kemanusiaan. Fakta tak terbantah, ada ribuan nyawa menjadi korban serangan militer Mesir. Korban-korban itu, tidak bisa lagi dilihat apa latar belakang politiknya. Mereka manusia yang manusia lain di manapun dengan segenap kemampuannya, harus menyelamatkannya.”

ACT bersama elemen pro-kemanusiaan di Indonesia dan dunia, terpanggil untuk bersama-sama menghadirkan kekuatan hati nurani, mengirim tim media ke Mesir. “Meskipun terjadi gelombang perang wacana yang menempatkan para korban seolah-olah musuh, bangsa-bangsa manapun termasuk rakyat Indonesia harus sanggup melihat dengan jernih, di Mesir, kekerasaan terhadap perbedaan pendapat harus dihentikan. Apapun alasannya, pembantaian dan kekerasan bukan jalan keluar manusia yang berhati nurani. ACT hadir di krisis Mesir, mewakili nurani rakyat Indonesia,” tegas Ahyudin.

Sangat naif meneruskan “perang wacana” persoalan Mesir sebagai perang melawan terorisme. “Pandanglah itu sebagai membutakan terhadap krisis kemanusiaan. Sudah jelas di Mesir, khususnya di Kairo, ada manusia dalam jumlah besar yang kini menjadi kepedulian banyak manusia lain di muka bumi untuk tidak dibantai dan diserang oleh kekuatan bersenjata di Mesir,” lanjut Ahyudin.

Tim Kemanusiaan yang dipimpin oleh Doddy CHP sudah mempersiapkan diri terutama mentalnya untuk menyandang mandat kemanusiaan. “Kami optimistis, bukan berapa orang yang berangkat. Kami berangkat sebagai perwakilan rakyat Indonesia. Ribuan donatur harus segera mendapat pembuktian, ACT berbuat nyata. Kami sanga berharap, jangan hentikan doa-doa bangsa Indonesia. Jangan hentikan desakan untuk mengedepankan kemanusiaan terutama oleh otoritas kekuasaan. Ini bangsa besar. Alangkah kecilnya kita di mata kemanusiaan, jika diam saja melihat kejahatan kemanusiaan berlangsung setiap hari, padahal kita punya kekuatan menghentikannya,” jelas Doddy.

Bukan Hanya Mesir

Senior Vice President – Humanity Network Department ACT, Syuhelmaidi Syukur menegaskan, Mesir bukan isu satu-satunya isu global yang digarap ACT. “Saat ini kami masih terus berusaha membantu pengungsi Somalia, Suriah, etnik Rohingya di Myanmar, bahkan Palestina yang menyandang krisis kemanusiaan bertahun-tahun. Kami sadar, kekuatan kami tak seberapa. Tapi kami meyakini dahsyatnya kekuatan doa dan kesungguhan; perbuatan nyata dan keyakinan pada universalitas kemanusiaan. Bangsa-bangsa manapun yang meyakini kehidupan sesudah kematian, pasti bergetar hatinya mendiamkan nyawa manusia dihabisi tanpa perasaan. Di manapaun, apapun latar belakangnya,” jelas Syuhelmaidi.

Tak hanya itu, kata Syuhelmaidi, “Kalau yang jauh dibantu, apalagi yang dekat. Di dalam negeri, kami telah menyelesaikan tiga menasah dan masjid di Aceh Tengah, membantu korban gempa Lombok Utara yang belum kunjung mampu mendirikan ribuan rumahnya yang hancur. Di Majalengka, bersama sejumlah mitra kami dirikan sarana MCK, di Padang sejumlah rumah ramah gempa sudah didirikan. Di Wai Ela, Maluku Tengah, bantuan pangan dan perlengkapan rumahtangga juga telah diberikan. Pada Ramadhan lalu, sejumlah daerah terpencil yang terabaikan di NTT dan Papua menerima santunan.”

ACT menjangkau kawasan global tanpa mengabaikan krisis kemanusiaan di dalam negeri, berkat kepercayaan publik yang luas. “Kekuatan kami pada kepercayaan publik. ACT tidak pernah berdebat dan berwacana. Kami dengar, kami peduli dan kami bergerak. Tidak ada bentuk ajakan terbaik kepada rakyat Indonesia yang masih kuat hati nuraninya, kecuali berbuat nyata. Hanya lembaga yang benar-benar kata dan perbuatannya tidak berjarak, akan menerima kepercayaan masyarakat. Untuk itu, kami tidak bosan-bosannya berbagi progres langkah ACT, baik isu domestik maupun global,” tugas Syuhelmaidi.

Tim yang bertolak hari ini pun mewakili tiga elemen kepedulian: Doddy CHP sebagai Team Leader mengolah fakta sebagai basis program lanjutan, dr. Lukman Hakim secara nyata terjun dalam aksi medis termasuk melatih relawan lokal berperan sebagai paramedis sebagaimana dilakukannya saat menangani pengungsi Suriah di Jordania, sedangkan Sutaryo mengawal urusan logistik termasuk menyiapkan report harian sehingga setiap langkah Tim SOS Egypt – ACT I ini bisa diikuti terus oleh stakeholder kemanusiaan terutama di Indonesia. “Anda bisa memantaunya melalui situs resmi ACT, www.act.or.id, facebook fan page Aksi Cepat Tanggap, dan twitter @ACTforhumanity,” jelas Syuheilmaidi.[]
7:00 AM | 0 comments

JK Instruksikan Shalat Gaib untuk Korban Pembantaian di Mesir, PBNU Instruksikan Qunut Nazilah

Written By mimin on Thursday, August 15, 2013 | 7:00 AM

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Muhammad Jusuf Kalla (JK) menginstruksikan seluruh masjid dan mushala di berbagai daerah menggelar shalat Gaib serentak pada Jumat (16/8) besuk. Shalat gaib itu ditujukan untuk korban pembantaian demonstran di Kairo yang dilakukan militer, Rabu (14/8) kemarin.

"Pak JK menginstruksikan pengurus masjid dan musala di Indonesia menggelar salat gaib untuk korban demonstrasi di Mesir. Salat itu, hendaknya digelar bersamaan pada Jumat besok," kata Media Officer Jusuf Kalla, Husain Abdullah, Kamis (15/8) seperti dikutip dari Tribunnews.

Husain menambahkan, JK juga meminta warga Indonesia mendoakan keselamatan pelajar dan WNI yang menetap di Mesir.

Sementara itu, Ketua PBNU menghimbau kepada seluruh umat Islam untuk mendoakan kaum muslim yang dibantai di Mesir dengan Qunut Nazilah. "Kita wajib memberikan dukungan sekurang-kurangnya melalui doa, kekuatan doa itu sangat dahsyat" kata Said seperti dikutip ROL, Kamis (15/8).

"Saya menghimbau kepada umat Islam agar membaca qunut Nazilah di setiap shalat fardhu, bahkan di dalam khutbah jum'at. Doa untuk Mesir bisa dibacakan dalam khutbah kedua" imbuh Said.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam upayanya membubarkan paksa demonstrasi di Rabiah Adawiyah, militer membantai demonstran dengan tembakan gas air mata dan peluru tajam, menempatkan sejumlah snipper (penembak jitu) di atas gedung untuk menembaki demonstran, hingga menggunakan panser dan helikopter. Selain membantai demonstran di Rabiah Adawiyah, militer juga membubarkan paksa demonstrasi di Maidan Nahdlah dan membakar hidup-hidup demonstran yang bertahan di sana.

TV Al-Ahrar melaporkan, Rabu (14/8) malam, korban tewas (syahid, insya Allah) telah mencapai 2.200 orang. Sedangkan yang terluka telah melampaui 10.000 orang. [Danil S]

7:00 AM | 0 comments

Dalam 8 Jam, Militer Mesir Bunuh 2.200 Demonstran

Written By mimin on Wednesday, August 14, 2013 | 8:30 AM

Jumlah korban pembantaian demonstran yang dilakukan militer Mesir hari ini terus bertambah. TV Al-Ahrar melaporkan, korban tewas (syahid, insya Allah) telah mencapai 2.200 orang. Sedangkan yang terluka telah melampaui 10.000 orang.

Juru bicara Ikhwanul Muslimin Gehad El-Haddad mengatakan, ribuan orang meninggal dalam 8 jam setelah pasukan keamanan Mesir memulai operasi pembersihan demonstran pro Presiden Muhammad Mursi yang telah berkemah di jalan-jalan Kairo sejak presiden Mesir Muhammad Mursi digulingkan oleh rezim militer bulan lalu.

“Dalam 8 jam, sudah terjadi pembantaian massal. Tak ada satupun orang yang mampu menghentikan pembantaian ini, baik di Mesir maupun di dunia. Lebih dari 2.200 orang syahid dan 10.000 lainnya luka-luka. Biarkan dunia menyaksikannya!” kata Gehad El-Haddad, melalui akun twitter-nya yang terpantau sekira pukul 18.50 WIB, Rabu (14/8).

“Ini bukan upaya untuk membubarkan, tapi upaya berdarah untuk menghancurkan semua suara oposisi menentang kudeta militer,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam upayanya membubarkan paksa demonstrasi di Rabiah Adawiyah, militer membantai demonstran dengan tembakan gas air mata dan peluru tajam, menempatkan sejumlah snipper (penembak jitu) di atas gedung untuk menembaki demonstran, hingga menggunakan panser dan helikopter. Selain membantai demonstran di Rabiah Adawiyah, militer juga membubarkan paksa demonstrasi di Maidan Nahdlah dan membakar hidup-hidup demonstran yang bertahan di sana. [Danil S]

8:30 AM | 0 comments

Kultum Ramadhan Imam Masjid Gaza: "Semoga Ramadhan Depan Palestina Bebas dari Penjajahan"

Written By mimin on Saturday, July 27, 2013 | 7:00 PM

Shalat tarawih di Masjid Muhajirin Gresik, Rabu (24/7) malam, sangat istimewa. Sebabnya, kultum Ramadhan ba’da tarawih diisi oleh Syaikh Amzad Khalifah Abu Hamzah, Pengasuh Tahfidzul Qur’an Al Kahfi Gaza dan sekaligus imam masjid di Palestina.

Syaikh Amzad memulai kultumnya dengan membaca surat Al Isra’ ayat pertama:

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Beliau menjelaskan tentang Masjidil Aqsha yang merupakan kiblat pertama umat Islam, dan keutamaan untuk mengingat dan menjaganya. Kedudukan masjid Al Aqsha juga bisa dilihat dari histori masjid mulia ketiga setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi itu.

Warga Gaza saat ini sedang mempertahankan tanah Palestina yang dijajah oleh Israel sejak 1948. Palestina bukan hanya milik penduduknya saja, tapi milik umat Islam seluruh dunia. Di dalamnya terdapat kiblat pertama. Oleh karena itu, wajib bagi seluruh umat Islam untuk berjuang dan berkontribusi bagi masjid Al Aqsha. Syaikh Amzad mempertegas, hukum berjuang membela Masjid Al Aqsha ini adalah fardhu ‘ain sama sepeti kita melakukan sholat dan puasa.

Kondisi Palestina saat ini sangat menyedihkan. Anak, keluarga, rumah, dan harta umat Islam di sana dikorbankan untuk untuk berjuang melawan penindasan dari bangsa Yahudi. Setiap hari zionis menghancurkan masjid, rumah, dan ladang milik umat Islam lalu diganti oleh zionis menjadi tempat-tempat maksiat.

Yang mengherankan, Syaikh Amzad menyampaikan bahwa jumlah umat Yahudi saat ini hanya 15 juta saja namum mereka sangat gigih siang malam menghancurkan Palestina dan menghancurkan umat Islam. Sedangkan umat Islam jumlahnya lebih 1,5 miliar. Pertanyaanya adalah, apakah kita akan tinggal diam saja Masjid Al Aqsha dihancurkan?

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَى تِجَارَةٍ تُنْجِيكُمْ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ (10 تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ
Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? (Yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya

Selanjutnya beliau menyinggung tentang jihad bagi umat Islam, di mana pengertian di sini bisa bermakna jihad dengan jiwa raga kita ataupun jihad dengan harta atau dana yang kita miliki. Dan inilah yang memungkinkan kita lakukan, karena jihad dengan jiwa orang Palestina sendiri sudah cukup dan mampu untuk melakukannya.

Gaza telah diblokade selama 7 tahun. Kota ini luasnya tidak lebih dari kota Jombang Jawa Timur yang memiliki warga 2 juta, yang mana saat ini sangat sulit menemukan kondisi untuk santai, karena rudal musuh sewaktu waktu bisa jatuh dan ini hampir setiap hari, selama 365 hari dalam setahun.

Beliau menambahkan bahwa kondisi ekonomi di sana sangat memprihatinkan. Dalam kungkungan embargo ekonomi , kondisi makanan kekurangan, susu untuk anak-anak sangat terbatas, listrik hampir mati, BBM harganya sangat tinggi. Namun demikian, meski banyak jatuh korban yang syahid, mereka menolak mengangkat bendera putih.

Meskipun kondisi di sana sangat memprihatinkan, Gaza mampu melahirkan ribuan penghafal Qur’an. Bahkan ada yang sanggup menghapal Al Qur’an 30 juz hanya dalam waktu 2 bulan. Para mujahidin di Gaza hampir setiap hari menghafal Al Qur’an, mereka selalu dekat dengan Al Qur’ an sehingga mereka tidak takut dengan Israel, walaupun Israel merupakan negara yang ditakuti Amerika, Rusia, China termasuk Arab.

Sekarang mereka membuat miniatur Masjid Al Aqsha untuk memberikan pelajaran bagi generasi penerus mereka , dengan cara menaruh d irumah rumah mereka. Salah satu tujuannya adalah melatih anak kecil mencintai Al Aqsha dan cinta akan jihad Palestina.

Sebelum ditutup, beliau mengingatkan bahwa yang membebaskan Al Aqsha dulu adalah Umar Bin Khattab yang keturuna Arab dan selanjutnya adalah Shalahudin Al Ayyubi yang bukan keturunan dari Arab, tetapi keturunan dari bangsa Qurtubi. Dan bisa jadi, pembebas selanjutnya adalah dari bangsa Indonesia. Semoga Ramadhan depan Masjid Al Aqsha sudah terbebas dari penjajahan. [Danil S]
7:00 PM | 0 comments

Ceramah Ramadhan Singkat: Puasa adalah Benteng

Written By mimin on Sunday, July 21, 2013 | 7:00 AM

Ada sebuah nasehat pendek dalam hadist yang hampir semua perawi meriwayatkannya, baik Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Imam Ahmad, Abu Dawud, maupun An-Nasa’i.

الصِّيَامُ جُنَّةٌ
Puasa adalah benteng (Muttafaq ‘alaih)

Dalam kamus besar Bahasa Indonesia, benteng berarti dinding dari tembok (batu, tanah) untuk melindungi kota (tempat pasukan) dari serangan musuh. Bisa juga berarti tempat yang diperkuat dinding tembok dan sebagainya untuk kediaman prajurit.

Puasa sebagai benteng, sedikitnya membentengi pelakunya dari tiga hal:

1. Benteng terhadap syahwat

Dengan berpuasa, seseorang akan terbentengi dari syahwat, secara khusus dalam konotasi seksual. Sebab, lapar dan dahaga mampu menekan gejolak syahwat.

Karena itu, Rasulullah SAW memerintahkan para pemuda yang belum mampu menikah untuk berpuasa.

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ
Wahai para pemuda, barangsiapa diantara kalian telah mampu maka nikahlah. Sesungguhnya ia lebih dapat menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Sedangkan barangsiapa yang tidak mampu maka berpuasalah, karena sesungguhnya puasa itu benteng baginya (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Benteng terhadap perbuatan maksiat
Selain syahwat seksual, puasa juga menjadi benteng bagi seorang muslim dari berbagai bentuk kemaksiatan. Baik kemaksiatan tangan, kaki, mata, lisan, maupun telinga. Puasa melatih pelakunya untuk menghindari perbuatan-perbuatan maksiat yang telah diketahui mampu menghilangkan pahala puasa. Inilah penjelasannya mengapa di bulan Ramadhan suasana keshalihan masyarakat kita lebih terasa.

الصِّيَامُ جُنَّةٌ ، فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَجْهَلْ ، وَإِنِ امْرُؤٌ قَاتَلَهُ أَوْ شَاتَمَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّى صَائِمٌ
Puasa adalah perisai, maka barang siapa sedang berpuasa janganlah berkata keji dan berteriak keras, jika seseorang mencela atau mengajaknya bertengkar hendaklah dia mengatakan: aku sedang berpuasa. (Muttafaq ’alaih)


2. Benteng terhadap perbuatan sia-sia

Diantara ciri orang yang beriman adalah orang yang terbentengi dari perbuatas sia-sia. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ
الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ
وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ
وَالَّذِينَ هُمْ لِلزَّكَاةِ فَاعِلُونَ
وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ
"Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam sembahyangnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna, dan orang-orang yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya," (QS. Al Mukminun : 1-5)

Puasa menjadi benteng bagi orang yang beriman dari perbuatan sia-sia, sebab puasa yang benar menarik pelakunya untuk memenuhi waktu-waktunya dengan ibadah dan kebaikan.

Pada akhirnya, puasa yang menjadi benteng bagi orang beriman dari tiga perkara tersebut akan menjadi benteng baginya pada hari kiamat dari siksa api neraka. [Danil S]
7:00 AM | 0 comments

Doa Istri Shalihah Antar Sukses Bisnis Suami

Written By mimin on Monday, July 15, 2013 | 7:30 AM

5 Juli 2013 menjadi sebuah catatan spesial bagi saya dan 120 peserta seminar Bisnis Muslim pada Jumat malam itu. Diantara motivasi yang “membakar” semangat kami untuk berbisnis tanpa riba adalah kisah doa istri shalihah.

Dr Aan, pembicara utama pada malam hari itu mengisahkan bahwa istrinya telah meninggal setahun yang lalu. “Insya Allah syahid, karena meninggal dalam kondisi hamil,” tuturnya. Ya, istrinya dipanggil Allah saat hendak melahirkan sang anak.

Istrinya itulah yang berperan mengantarkannya menuju kesuksesan bisnis seperti yang diraihnya sekarang.

Bagaimana seorang istri bisa menjadi faktor utama dalam keberhasilan suaminya? Ternyata rahasianya adalah doa seorang istri shalihah yang didengarkan oleh Allah dan diijabahi. Istri Dr Aan yang sebelumnya adalah seorang fotomodel telah bertranformasi menjadi wanita yang berhijab dan shalihah. Seiring dengan itu, bisnisnya menghasilkan jauh lebih banyak dari profesinya sebagai dokter. Jika dulu ia punya banyak hutang dan hampir di semua bank di Indonesia, sekarang sudah sukses dan banyak berbagi dengan orang lain.

Banyak hal lain yang kami dapatkan dari seminar yang dilanjutkan workshop esuk harinya. Diantaranya, jika ingin sukses bisnis tanpa riba, kita tidak perlu berhubungan dengan bank –terutama bank konvesional- tetapi dekatilah orang yang sukses yang punya modal tetapi masih bingung untuk menjalankan usahanya. Caranya, presentasikan bisnis kita dan bagaimana cara bagi hasil seadil-adilnya. Dan jangan lupa, mintalah istri dan anak-anak mendoakan. Bisa jadi, keshalihahan istri dan kebersihan jiwa anak-anak kita-lah yang mengetuk pintu rezeki-Nya hingga tercurah deras untuk kita. [Danil S]
7:30 AM | 0 comments