Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Inilah Suara Terakhir Kopilot Sebelum Pesawat MH370 Hilang

Written By mimin on Monday, March 17, 2014 | 6:20 PM

Pesawat Malaysia Airlines MH370 kemungkinan dibajak
Penyelidikan atas hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 menemukan fakta baru. Sebelum pesawat tersebut hilang dan tak dapat dideteksi radar, ada kata-kata dari pesawat yang bisa didengarkan. Kata-kata itu diyakini sebagai suara kopilot.

"Penyelidikan awal menunjukkan bahwa adalah kopilot yang pada dasarnya berbicara," kata CEO Malaysia Airlines Ahmad Jauhari Yahya dalam konferensi pers Senin (17/3) malam, seperti dikutip ROL, Selasa (18/3).

“All right, good night (baik, selamat malam),” demikian kalimat itu terlontar setelah salah satu sistem pensinyalan krusial pada pesawat itu dimatikan secara manual.

Kapten Zaharie Ahmad Shah dan kopilot Fariq Abdul Hamid telah menjadi fokus utama penyelidikan mengenai nasib MH370, dengan salah satu pertanyaan kunci, siapakah yang mengendalikan pesawat ketika sistem komunikasi dimatikan.

Sinyal terakhir dari sistem data pesawat atau Aircraft Communications Addressing and Reporting System (ACARS) diterima 12 menit sebelum kalimat terakhir terucap. Kalimat tersebut dinilai janggal karena tidak mematuhi prosedur radio standar.

ACARS memancarkan informasi terpenting mengenai kondisi pesawat ke daratan. Transponder pesawat yang berfungsi merelay informasi radar mengenai lokasi pesawat, telah dimatikan hanya dua menit setelah pesan suara itu.

Setelah sepekan pencarian, penyelidikan mencapai titik terang usai Sabtu lalu Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak mengungkapkan bahwa pesawat itu sengaja menyimpang dari rutenya. Pesawat diduga terbang berjam-jam setelah mengelabui radar, ke sebelah barat Malaysia, jauh dari Laut Cina Selatan di mana pencarian kini dihentikan, demikian AFP. [ROL/bersamadakwah]

6:20 PM | 0 comments

HTI: Pemilu adalah Instrumen Perjuangan Syariat Islam

Ismail Yusanto
Juru Bicara Dewan Pimpinan Pusat Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ustad Ismail Yusanto, membantah lembaga pejuang Khilafah ini anti-pemilu. Ia juga kembali menegaskan bahwa HTI tidak pernah menyerukan golput.

"Siapa bilang HTI anti-pemilu. Kami juga tidak pernah menyerukan golput. Yang kami selalu ingatkan adalah 'haram hukumnya' memilih caleg atau pemimpin yang tidak bermoral. Kami selalu ingatkan kepada kader dan masyarakat agar memilih caleg dan pemimpin yang peduli pada syariat Islam," kata Ismail seperti dikutip Tribun, Ahad (16/3).

Bagi HTI, kata alumnus jurusan pertambangan Universitas Gadjah Mada (UGM) itu, pemilu adalah instrumen dari sekian instrumen yang bisa dipakai untuk memperjuangkan syariat Islam. Hanya saja HTI belum tertarik untuk menempuh jalur ini sebagai arena perjuangan penegakan Khilafah.

"Fokus perjuangan HTI adalah perubahan peradaban. Makanya kita masih menempuh jalur seperti ini, jalur penyadaran dan pemikiran. Peradaban itu selalu berganti. Dulu ketika peradaban Islam mewarnai dunia, perdadan Persia dan Romawi terkubur. Sekarang yang mengemuka adalah peradaban Romawi lewat negara Barat. Makanya harus kita perjuangan lagi agar peradaban Islam mengemuka lagi," jelas Ustad Yusanto.

Apa HTI akan menjadi partai politik? "Ha...ha...ha... Tujuan perjuangan kita adalah perubahan peradaban. Kami belum melihat pentingnya perjuangan ini dilakukan lewat partai. Kami tidak ingin peradaban itu dipaksakan sebagaimana yang mereka lakukan. Kita inginkan agar perubahan peradaban itu muncul dari arus bawah, dari masyarakat," kata Ustad Yusanto. [Tribunnews/Bersamadakwah]
1:44 AM | 0 comments

PBNU: Kapolri Tak Berhak Beri Fatwa Jilbab Polwan

Kapolri Jenderal Sutarman (ROL)
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Sutarman, Kamis (13/3) lalu, menyatakan bahwa polisi wanita (polwan) yang tidak berjilbab insya Allah tidak berdosa.

“Insya Allah tidak berdosa karena termasuk kita merelakan hak asasi kita ini, karena memproklamirkan diri menjadi anggota polri," kata Sutarman.

Pernyataan ini segera mendapat reaksi keras dari berbagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam, termasuk Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Ketua PBNU, Maksum Machfoedz, menyatakan Kapolri jelas bukan ahli syariat sehingga tidak berhak menentukan fatwa jilbab bagi Polwan. Pendapat ini diungkapkan Maksum Machfoedz saat dihubungi RoL pada Senin (17/3) siang.

"Sejak kapan Kapolri menjadi ahli syariat ya? Soal jilbab itu pilihan bagi Polwan dan titik berat pilihan tidak terletak pada merasa berdosa atau tidak. Itu bukan titik pentingnya dan sama sekali bukan urusan Kapolri!" kata Maksum Machfoedz menegaskan.

Titik terpentingnya adalah toleransi terhadap keberagaman keberagamaan. Jadi, ujarnya, sangat disayangkan kalau seorang pejabat tega-teganya melarang hak seseorang untuk menjalankan syariat.

Kapolri jelas telah menyakiti hati dan keimanan sekelompok orang, papar Maksum, sehingga tentu pantas dipertanyakan kredibilitasnya. Apalagi kalau itu menyangkut perangkat penegak hukum.

Dalam pilar-pilar hak asasi manusia (HAM) menurut NU, jelas Maksum Machfoedz, dasarnya ialah Al-Kulliyyat Al-Khams. Jadi, pernyataan Kapolri itu justru menodai pilar pertama, yaitu hifdzu ad-diin atau perlindungan atas keberagamaan.[ROL/bersamadakwah]
12:20 AM | 0 comments

Sesaat Setelah Ratusan Ribu Muslim Berdoa di GBK, Riau Diguyur Hujan

Written By mimin on Sunday, March 16, 2014 | 12:18 AM

Ratusan ribu massa kampanye PKS di GBK
Kampanye Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Stadion Gelora Bung Karno, Ahad (16/3), bukan hanya bicara pemenangan pemilu. Ratusan ribu kader dan simpatisan partai Islam itu juga berdoa untuk Riau yang tengah menghadapi bencana asap.

"Kita berdoa semoga bencana kabut asap Riau segera berakhir..," kata Anis Matta mengumumkan di akun twitternya.

Tak lama setelah kampanye di GBK berakhir, sebuah kabar gembira datang. Riau diguyur hujan.

“Do'a kalian di GBK untuk Riau diijabah, kami sekarang diguyur hujan,” lapor seorang tweeps yang kemudian dijawab oleh Presiden PKS Anis Matta: “Alhamdulillah.. salam cinta utk masyarakat Riau..”

Selain berdoa, kepedulian PKS pada Riau juga dibuktikan dengan pengiriman relawan untuk membantu korban bencana asap tersebut. [Jj/bersamadakwah]


12:18 AM | 0 comments

Kampanye Perdana PKS, GBK Tak Muat

Written By mimin on Saturday, March 15, 2014 | 10:38 PM

Kampanye PKS di GBK
Kampanye perdana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) dihadiri ratusan ribu massa, Ahad (16/3). TVOne menyebut, di dalam stadion jumlah massa PKS mencapai 150 ribu orang. Sedangkan Detik.com mengatakan kampanye tersebut dihadiri ratusan ribu massa.

Selain memenuhi seluruh tribun yang mencapai 120 ribu kursi, terlihat massa PKS juga memenuhi lapangan tanah merah. Namun, panitia tetap melarang peserta masuk ke rumput hijau. Sementara di luar stadion, peserta yang tak tertampung di dalam juga terlihat menyemut.

“Di dalam sudah penuh, di luar masih ada ribuan orang,” kata kontributor bersamadakwah yang hadir di lokasi, Ahad (16/3) pukul 9.35 WIB.

Salah satu keunggulan kampanye PKS sebagaimana pemilu sebelumnya adalah menjaga ketertiban dan kebersihan. Partai Islam ini menyediakan 3333 kantong sampah untuk menjaga kebersihan GBK dan hingga akhir acara kampanye berjalan dengan tertib dan damai. [IK/bersamadakwah]


10:38 PM | 0 comments

Gubernur Ini Tulis 34 Buku dan Lakukan 25 Riset

Irwan Prayitno
Di tengah kesibukannya sebagai Gubernur Sumatera Barat yang telah menorehkan berbagai prestasi dan kemajuan pembangunan, Irwan Prayitno baru-baru ini menerbitkan buku berjudul "Inspirasi untuk Negeri." Uniknya, banyak warga Sumatera Barat sendiri yang baru mengetahui bahwa buku itu adalah buku ke-34 yang ditulis oleh Gubernur mereka.

Keaktifan Irwan Prayitno dalam menulis telah lama dilakukan semenjak menjadi mahasiswa. Selain menulis buku, Irwan Prayitno juga telah menghasilkan 116 artikel publikasi dan melakukan 25 riset dalam dan luar negeri. Berikut rinciannya seperti dikutip dari Kasurau.com:

Buku Seri Pendidikan Islam

1. Ma’na Asy-Syahaadatain
2. Ma’rifatullaah
3. Ma’rifah Ar-Rasuul
4. Ma’rifah Al-Islaam
5. Ma’rifah Al-Insaan
6. Ma’rifah Al-Qur’aan
7. Al-Ghazw Al-Fikri
8. Hizb Asy-Syaithaan
9. Qadhaayaa Ad-Da’wah/Al-Ummah
10. Al Haq Wa Al-Baathil
11. Takwiin Al-Ummah
12. At-Tarbiyah al-Islaamiyah Al-Harakiyah
13. Fiqh Ad-Da’wah
14. Membentuk Kepribadian Muslim
15. Kepribadian Muslim
16. Kepribadian Dai

Buku Seri Pendidikan Anak

1. Ajaklah Anak Bicara
2. Ketika Anak Marah
3. 24 Jam Bersama Anak
4. Membangun Potensi Anak
5. Tips Bergaul dengan Anak
6. Anakku, Penyejuk Hatiku

Buku Seri Pendidikan Masyarakat

1.Pemuda Islam, Generasi Penerus
2.Wanita Islam Perubah Bangsa
3.Dilema Kebijakan Energi
4.Mengkritisi Kebijakan Pemerintah
5.Dai di Tengah Kegalauan Politik
6.Pemikiran Menuju Masyarakat Madani
7. Inspirasi untuk Negeri

Buku Seri Manajemen SDM

1.Model Managemen Sumber Daya Manusia
2.Aktivitas Managemen Sumber Daya Manusia dan Aplikasi Asesmen
3.Asesmen Sumber Daya Manusia dalam Managemen Sumber Daya Manusia
4.Kajian Managemen Sumber Daya Manusia dan Asesmen Sumber Daya Manusia
5.Pembuatan Alat Asesmen Sumber Daya Manusia untuk Managemen Sumber Daya Manusia

Artikel yang telah dipublikasikan:

A. Publikasi tentang Anak

1994 Irwan Prayitno, Masa Anak Mewarnai Masa Dewasa, YARSI, Bukit Tinggi, 22 Oktober 1994.
1994 Irwan Prayitno, Urgensi Pendidikan Masa Anak dan Pra Lahir dalam Mengantisipasi Pendidikan Masa Berikutnya, S.M.F. Tarbiyah, IAIN Imam Bonjol, Padang, 12 November 1994.
1994 Irwan Prayitno, Kiat Sukses Mengakrabkan Anak dengan Islam, PT Indosat, Medan, 18 November 1994.
2002 Irwan Prayitno, Ajaklah Anak Bicara, Pustaka Tarbiatuna
2002 Irwan Prayitno, Ketika Anak Marah, Pustaka Tarbiatuna
2002 Irwan Prayitno, 24 Jam Bersama Anak, Pustaka Tarbiatuna
2002 Irwan Prayitno, Membangun Potensi Anak, Pustaka Tarbiatuna
2002 Irwan Prayitno, Tips Bergaul dengan Anak, Pustaka Tarbiatuna
2003 Irwan Prayitno, Anakku, Penyejuk Hatiku, Pustaka Tarbiatuna.

B. Publikasi tentang Wanita

1992 Irwan Prayitno, Wanita Karir: Konflik dan Alternatif Pemecahannya, IBI dan Organisasi Wanita, Padang, 15 Desember 1992.
1994 Irwan Prayitno, Tentang Keputrian: Problematika, Pemecahan dan Pemfungsian, Wafi Coll, Padang, 6 Desember 1994.
1994 Irwan Prayitno, Revitalisasi Peranan Wanita S.M.F. MIPA Universitas Andalas, Padang, 27 Desember 1994.
1996 Irwan Prayitno, Problem Kehidupan Wanita Bekerja, Fakulti Pendidikan UPM, 1996.
2003 Irwan Prayitno, Wanita Islam Perubah Bangsa, Pustaka Tarbiatuna.

C. Publikasi tentang Pemuda dan Remaja

1992 Irwan Prayitno, Sebab Munculnya Gangguan Pada Diri Remaja dan Cara Mengatasinya , LPKK Adzkia, Padang, 25 Oktober 1992.
1993 Irwan Prayitno, Peranan dan Tanggung Jawab Mahasiswa, F.K.I Robbani, Universitas Andalas, 3 Februari 1993.
1993 Irwan Prayitno, Peranan Generasi Muda sebagai SDM dalam mengisi PJPTII,AKKES, DEPKES, Sumbar, 11 November 1993.
1993 Irwan Prayitno, Generasi Muda dan Kehidupan Berkeluarga, SMF Syariah, IAIN Imam Bonjol, Padang, 13 November 1993.
1993 Irwan Prayitno, Pengaruh Globalisasi Informasi Terhadap Kehidupan Pemuda, IKIP Padang, 2 Desember 1993.
1994 Irwan Prayitno, Perang Intelektual di Tengah Kehidupan Kampus, IAIN Imam Bonjol Padang, 12 September 1994.
1994 Irwan Prayitno, Tantangan dan Tanggung Jawab Mahasiswa di Era Globalisasi, Fak.Teknik, Universitas Sumatera Utara, Medan, 19 November 1994.
2003 Irwan Prayitno, Pemuda Islam, Generasi Penerus, Pustaka Tarbiatuna.
2008 Irwan Prayitno, Refleksi Pembangunan Pemuda dan Olahraga di Indonesia, Diskusi Bappenas, Jakarta, 30 Juni 2008.

D. Publikasi tentang Rumah Tangga

1992 Irwan Prayitno, Wanita Karir: Konflik dan Alternatif Pemecahannya, IBI dan Organisasi Wanita, Padang, 15 Desember 1992.
1993 Irwan Prayitno, Motif Berumahtangga dan Rumah Tangga Ideal, DPD KNPI, Sumatera Barat, 16 Januari 1993.
1993 Irwan Prayitno, Generasi Muda dan Kehidupan Berkeluarga, SMF Syariah, IAIN Imam Bonjol, Padang, 13 November 1993.

E. Publikasi tentang Masyarakat

1992 Irwan Prayitno, Peranan Industri Makanan dan Perilaku Masyarakat dalam Memenuhi Gizi Keluarga, DEPKES, Padang, 25 November 1992.
1994 Irwan Prayitno, Sikap dan Usaha Peningkatan Kepedulian Masyarakat Terhadap Penyandang Cacat, YPAC, SUMBAR, 29 Januari 1994.

F. Publikasi tentang Training dan Psikologi

1994 Irwan Prayitno, Achievement Motivation Training, Darul Hikmah, Lampung, 5 Juni 1994.
1996 Irwan Prayitno, Program Latihan Pengembangan Sikap Positif di BRI, Fakulti Pendidikan UPM, 1996.
1996 Irwan Prayitno, Perbandingan Teori-Teori Perkembangan Kerjaya, Fakulti Pendidikan UPM, 1996.
1996 Irwan Prayitno, Penilaian Psikologi di Dalam Perkembangan Kerjaya, Fakulti Pendidikan UPM, 1996.
1996 Irwan Prayitno, Falsafah dan Konsep Pengujian dan Pengukuran dalam Bimbingan dan Kaunseling, Fakulti Pendidikan UPM, 1996.
1997 Irwan Prayitno, Kursus Kerjaya Bagi Pelajar-Pelajar Sekolah Menengah, Fakulti Pendidikan UPM, 1997.
1997 Irwan Prayitno, Profil Personaliti Belia SMU Padang, Fakulti Pendidikan UPM, 1997.
1997 Irwan Prayitno, Laporan Aktiviti Kaunselor di PT Semen Padang, Fakulti Pendidikan UPM, 1997.

G. Publikasi tentang Pendidikan

1992 Irwan Prayitno, Strategi Menembus UMPTN, LPKK Adzkia, Padang, 4 April 1992.
1993 Irwan Prayitno, Peran Guru BP di Tengah Era Kompetitif Pendidikan dan Era Globalisasi, SKR-BKKBN, Sumbar, 12 Februari 1993.
1993 Irwan Prayitno, Kiat Menjatuhkan Pilihan yang Tepat di UMPTN LPKK Adzkia, Padang, 2 Juli 1993.
1993 Irwan Prayitno, Managemen TPA/MDA, BKPMI, Sumbar, 5 November 1993.
1994 Irwan Prayitno, Program Strategi Menembus UMPTN, LPKK Adzkia, Padang, 6 Agustus 1994.
1994 Irwan Prayitno, Urgensi Pendidikan Masa Anak dan Pra Lahir dalam Mengantisipasi Pendidikan Masa Berikutnya, S.M.F. Tarbiyah, IAIN Imam Bonjol, Padang, 12 November 1994.
1994 Irwan Prayitno, Persiapan Dini Menghadapi Ujian, LPKK Adzkia, 7 Desember 1994.
1996 Irwan Prayitno, Prinsip dan Amal Pendidikan Pengembangan di dalam Sirah Nabawiyah, Fakulti Pendidikan UPM, 1996.
2003 Irwan Prayitno, Dialektika Pendidikan, Ekonomi dan Dakwah di Tengah Era Globalisasi, Seminar Nasional IAIN Imam Bonjol, Padang, 27 September 2003.
2004 Irwan Prayitno, Peran Lingkungan dalam Membangun SDM Unggul, Seminar Nasional, “Pendidikan Indonesia, Quo Vadis?”, Graha Sucofindo, Jakarta, 9 Maret 2004.
2004 Irwan Prayitno, Mencetak Sang Juara Sejak Usia Dini, Seminar Nasional Pendidikan, “Quo Vadis Pendidikan Indonesia?”, Jakarta, 22 Mei 2004
2006 Irwan Prayitno, Idealisme Guru dan Pembangunan Peradaban Bangsa, Seminar Persaudaraan Guru Sejahtera Indonesia, Surabaya, 10 September 2006
2006 Irwan Prayitno, Meningkatkan Mutu dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Ciamis Melalui Pemberdayaan Potensi Masyarakat, Seminar Pendidikan Pemkab Ciamis, Ciamis, 13 September 2006.
2007 Irwan Prayitno, Pandangan Politik dan Harapan Parlemen terhadap RUU BHP, Seminar Nasional, Poros Pendidikan, Jakarta, 28 Februari 2007.
2007 Irwan Prayitno, Pesantren dalam Sistem Pendidikan Nasional, Seminar Pendidikan di Pesantren Al Urwatul Wutsqo, Indramayu, 27 Maret 2007.
2008 Irwan Prayitno, Putusan MK pada Pendidikan, Harian Republika,26 Februari 2008.
2008 Irwan Prayitno, Komitmen untuk Pendidik Bangsa, Harian Media Indonesia, 19 Maret 2008.
2008 Irwan Prayitno, Menagih SPMB Gratis, Koran Sindo, 27 Maret 2008.
2008 Irwan Prayitno, Revitalisasi Pendidikan Pesantren, Harian Republika,2 Mei 2008.
2008 Irwan Prayitno, Pendidikan dalam Perspektif Politik, Dies Natalis UniversitasTidar Magelang, 16 Mei 2008.
2008 Irwan Prayitno, Memerdekakan Politik Pendidikan, Media Indonesia, 14 Agustus 2008.
2008 Irwan Prayitno, Profesionalitas Guru di Era Global, Padang Ekspres, 28 November 2008.
2008 Irwan Prayitno, BHP untuk Komersialisasi Pendidikan? Republika, 21 Desember 2008.
2009 Irwan Prayitno, UU BHP: Menuju Pendidikan Nirlaba yang Profesional, www.fpks-dpr.or.id, 5 Januari 2009.

H. Publikasi tentang Politik

1999 Irwan Prayitno, Memberdayakan Anggota Legislatif: Mencegah Kemungkinan Korupsi, Desember 1999.
1999 Irwan Prayitno, DPR Lembaga Kontrol Bukan Oposisi, Republika, 3 Desember 1999.
1999 Irwan Prayitno, Isu Suap dan Korupsi Anggota DPR, Republika, 24 Desember 1999.
2000 Irwan Prayitno, Peranan LSM Sebagai Oposisi, Diskusi Panel Revitalisasi Istecs, Jakarta, 19 Februari 2000.
2000 Irwan Prayitno, Pemberdayaan Kader PK di Lembaga Legislatif, Nov. 2000.
2001 Irwan Prayitno, Peta Politik Nasional dan Keruntuhan Rejim Gus Dur, Makalah yang disampaikan dalam ceramah di depan Mahasiswa Melbourne, Australia, Januari 2001.
2001 Irwan Prayitno, Indonesia Today, Seminar Trends in Indonesia: Visions for Indonesia Future, ISEAS, Singapore, 4 Mei 2001.
2002 Irwan Prayitno, Catatan Perkembangan Ekonomi Orde Reformasi: Misteri Utang Indonesia dan IMF, Seminar Nasional Restropeksi Empat Tahun Usia Reformasi, Himpunan Mahasiswa Muslim Pascasarjana UGM, Yogyakarta, 27 April 2002.
2002 Irwan Prayitno, Trend Politik Ekonomi Mega, Seminar Nasional Restropeksi Empat Tahun Usia Reformasi, Himpunan Mahasiswa Muslim Pascasarjana UGM, Yogyakarta.
2002 Irwan Prayitno, Peran Partai Politik Islam dalam Membangun Negara, Halal bi Halal Ikatan Alumni Yayasan Asrama Pelajar Islam, Masjid Sunan Giri YAPI Al Azhar Rawamangun (Kompleks Asrama Sunan Giri) Jakarta, 21 Desember 2002.
2003 Irwan Prayitno, Evaluasi Kebijakan Ekonomi 2002, Februari 2003.
2003 Irwan Prayitno, Mengkritisi Kebijakan Pemerintah, Pustaka Tarbiatuna.
2003 Irwan Prayitno, Dai di Tengah Kegalauan Politik, Pustaka Tarbiatuna.
2008 Irwan Prayitno, Pendidikan dalam Perspektif Politik, Dies Natalis UniversitasTidar Magelang, 16 Mei 2008.

I. Publikasi tentang Masalah KeIslaman

1994 Irwan Prayitno, Pentingnya Managemen dalam Dakwah, Wafi Coll, Padang, 4 Desember 1994.
1995 Irwan Prayitno, Politik Zionis Terhadap Negara Berkembang, YPD Al-Madani, Padang, 2 Januari 1995.
1996 Irwan Prayitno, Jamaah Dakwah Islamiyah Sebagai Organisasi Pendidikan Pengembangan, Fakulti Pendidikan UPM, 1996.
1996 Irwan Prayitno, Akhlaq Da’i (pengembangan) pada diri Rasulullah SAW, Fakulti Pendidikan UPM, 1996.
1999 Irwan Prayitno, Kunci Mengatasi Krisis Bangsa, Khutbah Idul Adha 1420 H di Lapangan Parkir Kelapa Gading, Jakarta, 1999.
2001 Irwan Prayitno, Implementasi Fiqh Dakwah dalam Pergerakan Islam Masa Kini, Peluncuran dan Bedah Buku Nasional, Fiqh Dakwah, Jakarta, Oktober 2001, sebagai pembicara.
2001 Irwan Prayitno, Agenda Kepemimpinan Umat Islam dalam Era Reformasi, Studi Islam Eksekutif Badan Dakwah Islamiyah (BDI) Pertamina Balikpapan, Balikpapan, 2 Desember 2001.
2001 Irwan Prayitno, Membangkitkan Kesadaran Umat di Tengah Keprihatinan Mendalam Krisis Multidimensional, Khutbah ‘Idul Fitri 1 Syawal 1422 H/16 Desember Tahun 2001 di Lapangan Carrefour Cawang Jakarta Selatan.
2002 Irwan Prayitno, Urgensi dan Peran Teknologi Informasi dalam Pendidikan Islam, Seminar Nasional Musabaqoh Al-Qur'an Nasional Telkom 2002, Implementasi Ahlaq Qur'ani, Bukittinggi, 11 Maret 2002.
2002 Irwan Prayitno, Indonesia and the Future of Islam, Panel Dialogue, The Future of Indonesia’s Islam: The Quest for an Equilibrium, Institute of Defense and Strategic Studies, Singapura, 17 Juni 2002.
2002 Irwan Prayitno, Ramadhan dan Momentum Perbaikan Bangsa, Persiapan Ramadhan 1423 di KBRI Kualalumpur dan Konsulat Jenderal Johor Baru Malaysia, Oktober 2002.
2003 Irwan Prayitno, Dialektika Pendidikan, Ekonomi dan Dakwah di Tengah Era Globalisasi, Seminar Nasional IAIN Imam Bonjol, Padang, 27 September 2003.
2003 Irwan Prayitno, Pemuda Islam, Generasi Penerus, Pustaka Tarbiatuna.
2003 Irwan Prayitno, Wanita Islam Perubah Bangsa, Pustaka Tarbiatuna.
2003 Irwan Prayitno, Dai di Tengah Kegalauan Politik, Pustaka Tarbiatuna.

J. Publikasi tentang Migas dan Pertambangan

2000 Irwan Prayitno, Subsidi, Penghematan Konsumsi dan Kenaikan Harga BBM, Kompas, 12 April 2000.
2000 Irwan Prayitno, Menghadapi Kenaikan Harga BBM. Republika, 16 September 2000.
2001 Irwan Prayitno, Masa Depan Industri Pertambangan dalam Era Otonomi Daerah, Diskusi Pertambangan Kongres Ikatan Alumni Tambang ITB 2001, Aula Barat ITB, Bandung, 29 Juni 2001.
2001 Irwan Prayitno, Legislative Role of the Indonesian House of Representatives in Indonesia’s Legal Reform – An Overview of the Energy Sector, Seminar Houston Energy Dialogue 2001, Bimasena dan Konsul Jenderal RI di Houston, Houston, USA, 24 September 2001.
2002 Irwan Prayitno, Sekilas Pandangan UU No. 22 Tahun 2001 terhadap Pengembangan Sumber Daya Manusia Nasional, Forum Komunikasi SDM XIV/2002 Pertamina Direktorat Manajemen Production Sharing (Pertamina Dit. MPS) – Kontraktor Production Sharing (KPS) dan Rapat Dewan Konsorsium Pendidikan Pertamina – KPS tahun 2002, Meningkatkan Kualitas Pengembangan SDM Nasional Menghadapi Industri Migas Dalam Era Globalisasi Serta UU Migas Yang Diperbaharui, Surabaya, 4 Juli 2002.
2002 Irwan Prayitno, Menelisik Benefit LNG Tangguh, Media Indonesia, 30 Oktober 2002.
2003 Irwan Prayitno, Penurunan Harga, Dapatkah Meredam Ketidakpuasan Masyarakat, Januari 2003.
2003 Irwan Prayitno, Kenaikan Harga dan Peran DPR, Republika, 16 Januari 2003.
2003 Irwan Prayitno, Penyelewengan Dana Kompensasi BBM, Republika, 11-12 Maret 2003.
2003 Irwan Prayitno, Prospek dan Tantangan Gas Bumi di Indonesia Pasca UU No.22 Tahun 2001, Artikel dalam buku Gas Energi Masa Depan, Diterbitkan Forum Wartawan Energi dan Sumber Daya Mineral, Juli 2003.
2003 Irwan Prayitno, Dilema Kebijakan Energi, Pustaka Tarbiatuna.

K. Publikasi tentang Listrik dan Energi

2000 Irwan Prayitno, Beban Rakyat di Balik Kontrak Listrik Swasta, Republika, 5 Januari 2000.
2000 Irwan Prayitno, Dilema Kenaikan Tarif Listrik, Republika., 19 Januari 2000
2000 Irwan Prayitno, Kenaikan Listrik dan BBM, Siapa yang Menjerit?, Tabloid Tekad No.17 /Tahun II 28 Februari – 5 Maret 2000.
2000 Irwan Prayitno, Pengelolaan Energi Nasional untuk Kemakmuran Rakyat Menuju Pasar Listrik Kompetisi, Seminar PLN PJB I, 28 September 2000.
2000 Irwan Prayitno, Dilema Pasar Listrik Kompetisi: Di Antara Realitas dan Tuntutan Global, Oktober 2000.
2003 Irwan Prayitno, Tuntutan Masyarakat terhadap Kenaikan TDL, Januari 2003.
2003 Irwan Prayitno, Kebijakan Legislatif terhadap Good Governance, Diskusi Interaktif I Good Governance Sektor Ketenagalistrikan, Bimasena, Jakarta, 27 Januari 2003.
2003 Irwan Prayitno, Obligasi PLN dan Dilema Masalah Pendanaan, April 2003.
2003 Irwan Prayitno, Panas Bumi, Alternatif Energi yang Harus Diseriuskan, Bisnis Indonesia, 17 April 2003.
2003 Irwan Prayitno, Urgensi Pemanfaatan Energi Terbarukan dalam Menghadapi Berkurangnya Energi Tak Terbarukan, Talk Show Forum Bisnis Ketenagalistrikan Indonesia ke IV, Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia, Jakarta, 25 September 2003.

L. Publikasi tentang Lingkungan Hidup

2000 Irwan Prayitno, Bagaimana Mengadopsi Ketentuan Protokol Keamanan Hayati dalam Peraturan/Perundang-undangan di Indonesia, Seminar Yayasan Kehati, Jakarta, 30 Agustus 2000.
2000 Irwan Prayitno, Kriteria Pengembangan Berkelanjutan dan Isu Prospek Karbon Credit di Indonesia, Oktober 2000.
2001 Irwan Prayitno, Tanggapan terhadap Pelaksanaan Propenas Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, Rapat Kerja Teknis Renstra 2002 – 2004 Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Pengendalian Dampak Lingkungan, Kantor Meneg LH, Jakarta, 5 Juni 2001.
2003 Irwan Prayitno, Pembangunan Pantai Utara Jakarta dan Dampaknya terhadap Lingkungan, Mei 2003.

M. Publikasi tentang Riset dan Teknologi

2001 Irwan Prayitno, Kasus Ajinomoto: Selamatkan Imtaq Umat, Januari 2001.
2002 Irwan Prayitno, Urgensi dan Peran Teknologi Informasi dalam Pendidikan Islam, Seminar Nasional Musabaqoh Al-Qur'an Nasional Telkom 2002, Implementasi Ahlaq Qur'ani, Bukittinggi, 11 Maret 2002.

Riset

1987 Persepsi Dan Sikap Pembeli (sebagai asisten peneliti, di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia).
1988 Disonansi Kognitif Pada Mahasiswa Alumni Pesantren Terhadap Metode Pengajaran Di Perguruan Tinggi Umum (sebagai peneliti, di Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia).
1991 Kiat Tepat & Siswa Menembus UMPTN (sebagai peneliti di LPKK ADZKIA, Padang).
1993 Modifikasi Tes Minat Terhadap Pemilihan Jurusan di PTN (sebagai peneliti di LPKK ADZKIA).
1994 Pola Hubungan Pasangan suami-istri Muda, (sebagai peneliti di Yayasan Al- Kahfi, Padang).
1995 Malaysia: Suatu Studi Kasus di PORIM, mengenai :
- Perlaksanaan Sistem Kompensasi
- Perlaksanaan Analisa Jabatan
1996 Malaysia: Hubungan Personaliti Belia dengan Disiplin Ibu Bapa (sebagai peneliti dan pelajar)
1996 Malaysia: Perbezaan Personaliti Belia SMU Padang (sebagai peneliti dan pelajar)
1996 Malaysia: Kajian Kualitatif: Socially Sensitive Research To International Student in UPM (sebagai peneliti dan pelajar)
1998 Malaysia: Model Pengembangan Sumber Manusia di Industri. Suatu Kajian Literatur Konsep Diri Pelajar Institut Pengajian Ilmu-Ilmu Islam (sebagai peneliti dan dosen di Institut Pengajian Ilmu-Ilmu Islam/IPI)
1998 Malaysia: Budaya Membaca di Kalangan Pelajar Sekolah Menengah Kajang (sebagai peneliti dan dosen di Institut Pengajian Ilmu-Ilmu Islam/IPI)
1998 Malaysia: Disiplin Ibu Bapa dan Hubungan Ibu Bapa dengan Anak (sebagai peneliti dan dosen di Institut Pengajian Ilmu-Ilmu Islam/IPI)
1998 Malaysia: Peranan Pendidikan Prasekolah Islam di TADIKA ABIM sebagai peneliti dan dosen di Institut Pengajian Ilmu-Ilmu Islam/IPI)
1999 Malaysia: Pengukuran Psikologi dan Aplikasinya dalam Aktiviti Pembangunan Sumber Manusia
1999 Membangun Pengukuran Psikologi : Inteligensi, Minat dan Personaliti
1999 Aplikasi Pengukuran Psikologi di dalam Industri
2000 Pembinaan dan Aplikasi Pengukuran Psikologi dalam Model Pembangunan Sumber Manusia bagi Sektor Industri di Indonesia.
2004 Mengkritisi Kebijakan Pemerintah tentang Subsidi kepada Rakyat, Jurnal Equilibrium STIE Ahmad Dahlan, ISSN 1693-0681, Volume 2, Nomor 1 Januari April 2004.
2005 Krisis BBM di antara Subsidi dan Dilema Anggaran, Jurnal Widya Ekonomika, No. 2 Tahun VII Juli Desember 2005, Kopertis Wilayah III, Jakarta.
2005 Mencari Kesesuaian Potensi Sumber Daya Manusia dalam Industri, Bussiness & Management Journal, Volume 002 No. 001, Program Pascasarjana Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Jakarta, Mei 2005.
2005 Gambaran dan Hubungan antara Motivasi dengan Kepemimpinan di Kalangan Pegawai PT Semen Gresik, Bussiness & Management Journal, Volume 002 No. 002, Program Pascasarjana Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Jakarta, November 2005.
2005 Diskursus Pengembangan Sumber Daya Manusia : Telaah Perspektif Psikologi Industri, Jurnal Equilibrium STIE Ahmad Dahlan, ISSN 1693-0681, Volume 3, Nomor 1 September-Desember 2005.
2006 Tenaga Kerja Efektif di Perusahaan, Jurnal Madani UMSU ISSN 5417 Terakreditasi SK 034/DIKTI KEP/2003 Vol. 7 No. 2 September 2006
2006 Hubungan Motivasi dengan Kepemimpinan, Keteraturan, Pengambilan Keputusan, Kerja Sama dan Kemandirian di Kalangan Pegawai Pemko Padang, Volume 003 No. 001, Program Pascasarjana Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Jakarta, Mei 2006.
2007 Hubungan antara Kemandirian dan kepemimpinan Calon Pegawai, Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi KIAT Volume 11 No. 2, Desember 2007, Fakultas Ekonomi Universitas Islam Riau. [Jj/bersamadakwah]
8:03 AM | 0 comments

Pejabat Malaysia Pastikan Pesawat Malaysia Airlines MH370 Dibajak

Pesawat Malaysia Airlines MH370 kemungkinan dibajak
Para penyelidik telah menyimpulkan bahwa pesawat Malaysia Airlines MH370 hilang karena dibajak. Hal itu disampaikan oleh pejabat pemerintah Malaysia yang terlibat dalam penyelidikan hilangnya pesawat tersebut.

Ia juga mengungkapkan, pembajaknya adalah seorang pilot atau seseorang yang memiliki pengetahuan penerbangan handal dan tahu betul mengenai posisi radar.

“Dia (pembajak) pasti pilot yang mahir dan kompeten,” kata pejabat tersebut sebelum konferensi pers Perdana Menteri Malaysia Najib Razak seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (15/3).

Sementara itu, dalam konferensi persnya, Sabtu (15/3) siang, Najib mengatakan bahwa kemungkinan pembajakan masih diselidiki.

"Kemungkinan pembajakan masih ditelusuri, sebagaimana berbagai kemungkinan lainnya juga masih diselidiki," tandasnya.

Kendati demikian, Najib mengungkapkan bahwa hilangnya MH370 dari pantauan radar merupakan kesengajaan yang dilakukan seseorang di dalam pesawat. [IK/bersamadakwah]

12:43 AM | 0 comments

Inilah 51 Nama Bayi yang Dilarang Arab Saudi

Written By mimin on Friday, March 14, 2014 | 6:36 AM

Bayi - ilustrasi
Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menambahkan 51 nama bayi dalam daftar nama terlarang untuk anak-anak yang dilahirkan di kerajaan itu.

Dalam pernyataannya, Departemen Status Sipil mengatakan, nama-nama tersebut tidak sesuai dengan tradisi masyarakat, tidak sesuai dengan kaidah agama, atau berakar dari nama-nama Barat, lansir Saudi Gazette, Kamis (13/3), dan dipantau Hidayatullah.

Berikut daftar 51 nama bayi yang dilarang tersebut:

  1. Abdul Ati
  2. Abdul Mo’een
  3. Abdul Mosleh
  4. Abdul Nabi
  5. Abdul Nasser
  6. Abdul Rasool
  7. Abrar
  8. Aileen
  9. Aiman
  10. Ainar
  11. Alas
  12. Al-Mamlaka
  13. Als
  14. Arm
  15. Barah
  16. Baseel
  17. Basmalah
  18. Bayan
  19. Binyameen
  20. Eleen
  21. Emir
  22. Jibreel
  23. Kibriyal
  24. Lareen
  25. Laureen
  26. Linda
  27. Loland
  28. Loran
  29. Malak
  30. Maleen
  31. Malika
  32. Malkiteena
  33. Mamlaka
  34. Maya
  35. Milak
  36. Nabi
  37. Nabiya
  38. Nardeen
  39. Nareej
  40. Narees
  41. Rama
  42. Randa
  43. Rilam
  44. Rital
  45. Sandi
  46. Sitaf
  47. Somu
  48. Tabaraka
  49. Tilaj
  50. Tuleen
  51. Yara

6:36 AM | 0 comments

Kapolri: Bagi Polwan, Tidak Berjilbab Insya Allah Tidak Dosa

Written By mimin on Thursday, March 13, 2014 | 7:15 PM

Kapolri Jenderal Sutarman (ROL)
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Sutarman mengatakan peraturan pemakaian jilbab untuk polisi wanita hingga saat ini masih dievaluasi karena akan berdampak pada perubahan peraturan dasar kepolisian.

"Ini kami masih evaluasi, bukan tidak kami evaluasi, karena itu menjadi tuntutan masyarakat," kata Sutarman kepada wartawan saat berkunjung di Markas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, perubahan peraturan pemakaian jilbab bagi polisi wanita (polwan) memiliki konsekuensi mengubah peraturan dan ketentuan dasar terkait seragam kepolisian (gampol). Sehingga hal itu memerlukan banyak pertimbangan.

"Polri itu kan memiliki peraturan seragam kepolisian (gampol) yang diatur oleh ketentuan dan aturan. Mengubah aturan itu harus kami lakukan secara benar melalui kajian dan melalui pertimbangan yang banyak," katanya.

Sementara itu, selama proses pembahasan perubahan peraturan itu, menurut dia, anggota kepolisian harus tetap melakukan tugas dengan maksimal.

"Pemakaian jilbab merupakan hak asasi setiap anggota masyarakat. Tetapi karena kita memproklamirkan maka kita juga harus merelakan hak asasi kita untuk dibatasi, bukan hanya persoalan jilbab saja, namun termasuk hak memilih dan dipilih," kata dia.

"Yang ingin menjadi anggota polri kita sendiri, sehingga setelah menjadi anggota jangan banyak menuntut. Berbuatlah yang terbaik demi bangsa dan negara, bukan menuntut," katanya menambahkan.

Sepanjang aturan masih tidak memperkenankan pemakaian jilbab, Ia meminta agar anggota polwan tetap mematuhi aturan yang ada.

"Insya Allah tidak berdosa karena termasuk kita merelakan hak asasi kita ini, karena memproklamirkan diri menjadi anggota polri," katanya. [ROL/bersamadakwah]

7:15 PM | 0 comments

Beginilah Cara 2NE1 Lecehkan Ayat Quran dalam Lagunya

2NE1 (kpopstarz)
Diselipkannya ayat Al Qur’an dalam lagu baru grup musik Korea, 2NE1, menuai protes umat Islam dari berbagai negara. Menyertakan ayat Al Qur’an sebagai backsound dalam lagu berjudul “MTDB” itu dinilai sengaja melecehkan ayat-ayat Al Qur’an.

Lagu berdurasi 3:53 menit itu, sebenarnya telah diatur sedemikian rupa sehingga tidak terdengar ‘mencurigakan.’ Namun jika diperhatikan dengan seksama, di dalam lagu tersebut terdengar lantunan ayat suci Al Qur’an dua kali. Pertama, pada menit ke 1:00 hingga menit ke-1:16. Kedua, bacaan ayat Qur’an kembali dijadikan backsound pada menit ke 1:55 hingga menit ke 2:13.

Lagu berjudul MTDB itu juga diprotes oleh Muslim dalam negeri. Organisasi Persatuan Muslim Korea diberitakan sudah mengajukan protes, Kamis (13/3), dan meminta pihak produsen untuk menghapus selipan ayat tersebut. Jika tidak, organisasi itu menuntut lagu itu ditarik secara keseluruhan.

Persatuan Muslim Korea juga menuntut pihak produsen untuk mengajukan permohonan maaf kepada umat Islam. Jika semua tuntutan tidak ditanggapi, maka umat Islam bisa menuntut pihak produsen di seluruh dunia. [AM/bersamadakwah]

5:00 PM | 0 comments

Selipkan Ayat Qur’an dalam K-Pop, 2NE1 Banjir Protes

2NE1 (kpopstarz)
Sebuah lagu baru grup musik Korea, 2NE1, menuai protes umat Islam dari berbagai negara. Pasalnya, dalam lagu tersebut diselipkan bacaan Al Qur’an dari surat An Naba’ sebagai backsound.

Lagu berjudul MTDB itu juga diprotes oleh Muslim dalam negeri. Dakwatuna melansir, Organisasi Persatuan Muslim Korea diberitakan sudah mengajukan protes, Kamis (13/3), dan meminta pihak produsen untuk menghapus selipan ayat tersebut. Jika tidak, organisasi itu menuntut lagu itu ditarik secara keseluruhan.

Persatuan Muslim Korea juga menuntut pihak produsen untuk mengajukan permohonan maaf kepada umat Islam. Jika semua tuntutan tidak ditanggapi, maka umat Islam bisa menuntut pihak produsen di seluruh dunia. [AM/bersamadakwah]

8:42 AM | 0 comments

Demi Kursi, Puluhan Caleg Jalani Ritual Doa dan Mandi di Sungai Srigati

MJ ritual mandi di Sungai Srigati (Tribunnews)
Berkerudung biru serasi dengan warna partainya, perempuan muda itu tampak seperti bersemedi di tengah arus sungai Tempuk Alas Ketonggo (Srigati) Desa Babadan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Rabu (12/3). Rupanya, caleg dapil V DPRD Kabupaten Ngawi itu sedang menggelar ritual demi mendapatkan kursi pada Pemilu 9 April nanti.

MJ, inisial caleg itu, bukanlah satu-satunya caleg yang berdoa dan mandi di Sungai yang terletak di tengah hutan jati ini. Menurut Marji, Juru Kunci Alas Ketonggo, caleg yang datang untuk menjalani ritual di tempat itu sudah mencapai 50 orang. Rata-rata mereka berharap bisa lolos menjadi anggota DPR RI, DPRD Propinsi, DPRD Kabupaten dan DPD.
MJ berdoa ditemani suaminya

"Yang datang kalau puluhan atau sekitar 50 orang sudah ada. Rata-rata datangnya secara sembunyi-sembunyi. Kalau namanya saya lupa mereka merata dari bermacam-macam partai yang bertarung dalam Pileg 9 April itu. Wong sehari sudah ada 3 sampai 5 orang sejak dua pekan terakhir," terangnya kepada Surya, Rabu (12/3) kemarin. [Jj/bersamadakwah]

7:49 AM | 0 comments

Inilah 6 Putusan MUI terkait Pengobatan Guntur Bumi

Guntur Bumi (liputan6.com)
Majelis Ulama Indonesia (MUI) akhirnya mengeluarkan putusan terkait pengobatan yang dilakukan Guntur Bumi. MUI melakukan pemeriksaan dan investigasi setelah mendapat laporan dari sejumlah pasien yang menuding Guntur Bumi melakukan penyimpangan karena meminta bayaran yang berlebihan dan heran dengan metode pengobatannya yang berbau mistik.

Berikut ini 6 putusan MUI terkait pengobatan Guntur Bumi:

1. Bacaan dan doa dalam praktik ruqyah Guntur Bumi dan penggunakan herbal harus tetap terjaga bersih dari kemusyrikan.

2. Guntur Bumi mengakui terdapat penyimpangan zakat, infaq, dan sodakoh sebagai salah satu syarat dalam lakukan pengobatan. MUI minta untuk zakat, infaq, dan sodakoh harus sesuai benar-benar sesuai ketentuan Islam, distribusi zakat ke mustahik (orang yang berhak menerima zakat, red).

3. Dalam praktik pengobatan, Guntur Bumi harus di ruang terbuka, dan hindari khalwat. Jika pasien laki-laki, maka seharusnya diobati oleh laki-laki. Demikian pula jika pasiennya perempuan, seharusnya diobati oleh perempuan juga.

4. Jika ada pasien yang merasa dirugikan, MUI meminta Guntur Bumi menyelesaikan secara arif, bijak, dengan mengedepankan prinsip musyawarah dan dengan fakta-fakta.

5. Dalam pengobatannya nanti, Guntur Bumi akan dibimbing dan dibina oleh MUI selama enam bulan secara intens dan melaporkan pengobatannya.

6. Jika dikemudian hari ada hal-hal yang tidak sesuai dalam pengobatannya baik dalam arti fatwa MUI tentang mengenai perdukunan dan peramalan, kriteria 10 aliran sesat MUI, maka dia siap terima fatwa sesat, dan bersedia terima sanksi sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. [AM/bersamadakwah]

2:53 AM | 0 comments

HTI: Kami Tidak Pernah Keluarkan Pernyataan Pemilu Haram

Massa HTI
Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tidak pernah mengeluarkan pernyataan bahwa pemilu adalah haram. Demikian disampaikan Humas HTI Jawa Barat Luthfi Afandi dalam diskusi panel dengan topik “Antisipasi Pemilu Gagal” di Bandung, Selasa (11/3) lalu.

"Kami tidak pernah mengeluarkan pernyataan bahwa pemilu itu haram, yang kami sampaikan kepada publik adalah kriteria, yakni siapapun harus berkomitmen menerapkan syariah Islam secara kaffah dalam daulah khilafah," kata Luthfi seperti dikutip Suara Islam Online.

Luthfi, yang juga Ketua Lajnah Faaliyah itu juga mengungkapkan bila demokrasi adalah penyebab hancurnya bangsa. “Saat ini kita selalu berbicara bahwa demokrasi itu final, bagus dan seolah pilihan terbaik, padahal sejatinya demokrasi itulah yang menjadi penyebab kehancuran bangsa ini,” katanya.

Menurut Luthfi, turunnya angka partisipasi publik dalam Pemilu bisa jadi karena masyarakat sudah tidak lagi percaya demokrasi.
Diskusi Panel HTI Jabar "Antisipasi Pemilu Gagal"

Sebaliknya, kata Luthfi, masyarakat kini sedang merindukan syariat Islam. Menurutnya, hal tersebut terbukti dengan hasil survey Setara Institute pada 2010 yang menunjukkan 35,3% responden setuju syariat Islam dijadikan dasar penyelenggaraan negara, bahkan 34,6% masyarakat menyatakan setuju sistem Khilafah.

"Bahkan survey terakhir oleh SEM Institute, menunjukkan bahwa 72% rakyat setuju syariah Islam," tandasnya. [SI/Kasurau/Bersamadakwah]

1:39 AM | 0 comments

Pekerja Pengeboran Lepas Pantai: Saya Lihat Malaysia Airlines Turun, Waktunya Pas

Written By mimin on Wednesday, March 12, 2014 | 7:20 PM

Lepas pantai (ilustrasi)
Michael Jerome McKay, seorang pekerja pengeboran minyak lepas pantai yang bertugas di lepas pantai Tenggara Vietnam mengklaim telah menyaksikan kecelakaan pesawat Malaysia Airlines yang hingga kini menghilang.

“Saya yakin saya melihat pesawat Malaysia Airlines turun. Waktunya pas (dengan laporan hilangnya pesawat, red),” kata McKay dalam sebuah email yang dikirim kepada atasannya, sebagaimana telah dikonfirmasi jurnalis ABC Bob Woodruff.

McKay menggambarkan melihat apa yang dia yakini merupakan pesawat terbakar –dalam satu bagian– pada ketinggian yang tinggi, terbang tegak lurus dengan rute pesawat standar yang melintasi area. “Dari saat saya pertama kali melihat (pesawat) terbakar sampai api keluar (masih pada ketinggian yang tinggi) adalah 10-15 detik..,” tulisnya.

Pejabat resmi Vietnam dilaporkan juga telah menerima email tersebut, tapi tidak menemukan apapun di dalam air. [AM/Mashable/Dakwatuna/BersamaDakwah]

7:20 PM | 0 comments

Innalillah, Dua Apartemen di New York Runtuh

Dua apartemen di New York runtuh - nydaily
Dua gedung apartemen di New York runtuh, Rabu (12/3) pagi waktu setempat. Runtuhnya apartemen Con Edison yang berlokasi di sebelah timur 116 Street and Park Avenue di Manhattan itu disebabkan oleh ledakan dari kebocoran gas.

“Runtuhnya dua bangunan tersebut karena ledakan yang disebabkan kebocoran gas dari salah satu lantai di gedung tersebut,” kata petugas kepolisian Bill de Blasio.

Menurut Reuters, sedikitnya dua orang tewas dan 18 lainnya terluka akibat runtuhnya dua gedung tersebut. Sementara petugas masih mencari kemungkinan korban lain dalam reruntuhan. Asap hitam yang mengepul dari ventilasi membuat petugas terkendala.

Sebelum terjadi ledakan para penghuni apartemen Con Edison mengeluhkan adanya bau gas. Kemudian mereka merasakan guncangan hebat saat bangunan runtuh akibat ledakan gas tersebut.

Namun hingga saat ini, kepolisian belum berhasil menemukan sumber kebocoran gas tersebut.

"Untuk saat ini tim kepolisian setempat sedang menginvestigasi lokasi kejadian dan mencari penyebab kebocoran gas tersebut," kata Martin Speechley, humas kepolisian setempat. [AM/bersamadakwah]

6:56 PM | 0 comments

Ingin Shalat Jamaah Bersama Umat Islam, Tokoh Ahmadiyah Ini Taubat

Tokoh Ahmadiyah M Rusli Salim bertaubat (foto Antara)
M Rusli Salim, salah seorang tokoh dan dai Ahmadiyah di Kabupaten Sukabumi bertaubat dan kembali ke ajaran Islam, Selasa (12/3) siang. Salim melakukan ikrar kembali ke Islam di gedung Pendopo Negara Kabupaten Sukabumi di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi, disaksikan Bupati Sukabumi, sejumlah ulama, dan pejabat Kementerian Agama.

“Saya bertekad akan meninggalkan paham lama Ahmadiyah,” ujar Salim di hadapan bupati dan ulama. Proses pembacaan syahadat sendiri dibimbing pimpinan Ponpes An Nidzom Sukabumi, KH Abdullah Muchtar.

Seperti dilansir Republika Online, Salim mengaku sudah selama 13 tahun masuk ke dalam Ahmadiyah. Namun, kini Salim mengatakan sudah tidak percaya lagi dengan ajaran Ahmadiyah. Hal ini lanjut Salim, didasarkan pada sejumlah pertimbangan dan hasil perenungan yang dalam. Ia juga mendapatkan bimbingan dari ulama dan pegawai Kemenang.

Salim menuturkan, ada sejumlah ajaran yang dinilainya keliru di Ahmadiyah seperti tidak boleh berjamaah di belakang yang lain. Kini ia berkeinginan untuk bisa shalat berjamaah dengan umat Islam yang lain di masjid-masjid. Namun kata Salim, banyak pihak yang tidak percaya ia telah keluar dari Ahmadiyah.

Selain itu banyak yang merintangi keinginannya keluar dari Ahmadiyah. Bahkan terang Salim, ada teror seperti dibentak oleh adik iparnya yang Ahmadiyah. Meskipun begitu dia tetap berkomitmen untuk keluar dari Ahmadiyah. Salim mengatakan, ia masuk Ahmadiyah karena terbuai dengan tafsir-tafsir dan adanya khalifah di aliran itu. Sebelumnya Salim masuk dalam Jemaah Tabligh (JT).

Selepas keluar lanjut Salim, ia bertekad akan mengajak keluarga dan pengikut Ahmadiyah untuk bertaubat. Terlebih, selama ini dia banyak mengajak orang untuk masuk Ahmadiyah. Bupati Sukabumi Sukmawijaya mengatakan, pemkab menyambut baik adanya tokoh Ahmadiyah yang bertaubat kembali ke Islam. “Ke depan, yang terpenting menjaga konsistensi keislaman,” pesannya. [ROL/bersamadakwah]

3:39 AM | 0 comments

Saksi Berdatangan, Beberkan Keanehan Pesawat Malaysia Airlines MH370

Malaysia Airlines - ilustrasi
Sejumlah saksi yang mengaku melihat keanehan pada pesawat Malaysia Airlines MH370 berdatangan ke Kepolisian Kelantan. Menurut Kepala Polisi Kelantan Datuk Jalaluddin Abdul Rahman, para saksi berdatangan sejak Ahad (9/3) hingga Selasa (11/3) malam.

Para saksi mengaku melihat pesawat yang diduga kuat MH370 yang hilang. Pesawat itu terbang ke arah Teluk Thailand sebelum akhirnya hilang, Sabtu dini hari pekan lalu.

"Kita menindaklanjuti laporan ini dan memanggil mereka untuk menunjukkan lokasi serta melakukan pengujian untuk mendapatkan fakta yang mendukung laporan tersebut," kata Rahman seperti diberitakan Viva dari Bernama.

Salah satu saksi mata diberitakan Straits Times bernama Alif Fathi Abdul Hadi, warga Kampung Kadok, Kota Bharu, Kelantan. Pria 29 tahun ini mengaku melihat cahaya di atas langit Laut China Selatan dengan kecepatan tinggi pada Sabtu sekitar pukul 1.45 dini hari, empat menit setelah kontak radar terakhir dengan pesawat itu.

Cahaya yang dia lihat beberapa mil ke arah utara, menjauh dari rute terbang seharusnya. Alif mengatakan, cahaya itu persis seperti yang digunakan ketika pesawat akan tinggal landas atau mendarat di malam hari.

Cahaya itu hilang di balik pohon kelapa. "Saya sedang berjalan ke depan rumah saat melihat cahaya itu, dan berpikir kemana pesawat itu. Langit di sini seperti jalan tol untuk pesawat dan biasanya digunakan rute yang rutin," kata dia.

Saksi lainnya seorang nelayan bernama Azid Ibrahim, 55. Dia mengaku ada keanehan dari lampu pesawat yang dilihatnya itu.

"Biasanya, lampu dari pesawat terlihat seperti bintang yang jauh di malam hari. Tapi lampu pesawat yang saya lihat malam itu sangat besar, sepertinya terbang di bawah awan. Saya melihatnya selama lima menit sebelum hilang," kata Azid.

Para saksi tidak menghiraukannya sampai mendengar berita hilangnya pesawat tersebut. Jika memang kesaksiannya benar, berarti pesawat itu sempat melalui Teluk Thailand, perairan antara Malaysia dan Vietnam.

Memasuki hari kelima, pencarian di Teluk Thailand oleh puluhan armada laut dan udara 10 negara masih nihil. Militer Malaysia menduga pesawat sempat putar balik dan hilang di Selat Malaka. Pencarian masih terus dilakukan untuk mengetahui nasib ratusan penumpang di dalamnya. [AM/Viva/Dakwatuna/BersamaDakwah]

12:46 AM | 0 comments

(Video) Pesan Mengharukan untuk Seluruh Penumpang Malaysia Airlines

Written By mimin on Tuesday, March 11, 2014 | 7:36 PM

Video pesan mengharukan untuk Malaysia Airlines - Youtube
Sebuah video pesan sangat mengharukan dari pusat pengendali lalu lintas udara di China untuk pesawat Malaysia Airlines MH370 beredar di jejaring sosial yang terkenal di China, Weibo.

Seperti dikutip Okezone dari Stomp, Selasa (11/3), pesan yang bisa mengiris hati siapa saja yang mendengarnya ini berasal dari pengawas lalu lintas udara di Guangzhou, China. Video ini untuk seluruh para penumpang Malaysia Airlines yang hilang tersebut.

Video yang mengharukan ini telah diposting pada 8 Maret dan telah dilihat lebih dari 100 ribu pengguna Weibo. Isi pesan tersebut sebagai berikut:

Malaysia Airlines nomor penerbangan MH370, radar kontrol lalu lintas udara berharap dapat melihat Anda. Jika Anda bisa mendengarkan pesan ini, tolong menjaga ketinggian Anda saat ini, dan langsung melanjutkan ke tujuan Anda.

Ketahuilah bahwa kami telah mengajukan permohonan rute langsung untuk Anda dan kami akan memberikan bantuan untuk Anda. Setiap bandara mempersilakan Anda untuk menjadi pesawat yang pertama mendarat. Cuaca hari ini cerah berawan dan dengan suhu udara 5 derajat, sedikit dingin, jadi para penumpang harus berpakaian hangat ketika mendarat.

Ingatlah untuk memeluk teman-teman dan keluarga yang datang untuk menjemput Anda, karena mereka sangat mencintai kalian. Semoga hari kalian baik.

Berikut video yang telah diduplikasi di Youtube tersebut:

)
7:36 PM | 0 comments

Sekolah Negeri di Bali Larang Shalat Jum’at

Siswa di Bali
Temuan pelanggaran kembali didapatkan di sekolah di Bali. Selain masalah pelarangan jilbab yang telah mencuat di media massa, beberapa sekolah di provinsi itu juga melarang siswa melakukan ibadah shalat Jumat berjamaah.

“Kita juga mendapat aduan, ada beberapa sekolah yang melarang siswa laki-lakinya untuk shalat Jumat,”kata Wakil Sekjen PB PII Helmy Al Djufri, seperti dikutip Fimadani, Selasa (11/3).

Tidak hanya itu, ia juga mengatakan, bahwa tidak banyak sekolah-sekolah yang di dalamnya dibangun musolah untuk shalat.

“Tidak lebih dari lima sekolah yang terdapat mushalla,” imbuh Helmi.

Sementara itu, menurut Maulana, salah satu anggota PB PII, kasus ini sudah terjadi di Bali sejak lama. Namun,katanya, kaum muslim di Bali tidak terlalu mempermasalahkan, lantaran jumlah mereka yang minoritas.

“Islam di Bali tidak ada kekuatan untuk melawan,kami berharap ini bisa sampai ke ranah hukum,” kata Helmi. [AM/Fimadani/Bersamadakwah]

5:00 PM | 0 comments
Khutbah Jumat
Hadits Shahih Bukhari